Rabu, 19 Februari 2020

Fakta Persidangan Ungkap Nominal Uang Suap Pilkada KBB, Saksi Ahli Bantah Sangkalan

- 13 Agustus 2018, 10:42 WIB
MANTAN Kepala BKPSDM Asep Hikayat, terdakwa kasus dugaan suap pejabat KBB, menjawab pertanyaan jaksa penuntut umum pada sidang lanjutan di Pengadilan Tipikor Bandung di Jalan RE Martadinata, Senin 13 Agustus 2018. Sidang tersebut mengagendakan pemeriksaan terdakwa.*

BANDUNG, (PR).- Mantan Kepala Badan Pembinaan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BPKSDM) Kabupaten Bandung Barat atau KBB Asep Hikayat terkejut ketika mendengar pernyataan Jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi bahwa dana yang  disetorkan kepada Abubakar sebesar Rp 205 juta untuk kepentingan Pilkada KBB 2018.

Hal itu terungkap dalam sidang kasus duagaan suap kepada Bupati Bandung Barat Abubakar dengan terdakwa Asep Hikayat di Pengadilan Tipikor pada PN Kelas 1A Khusus Bandung, Jalan RE Martadinata, Senin 13 Agustus 2018.

Dalam sidang yang dipimpin Fuad Muhammadi itu, JPU KPK Budi Nugraha mengonfirmasi mengenai jumlah nominal uang Rp 205 juta yang sudah diserahkan terdakwa kepada Abubakar. Dana tersebut diberikan secara berangsur sebagai dana “urunan” untuk membantu pencalonan Elin Suharliah dalam Pilkada KBB 2018.

"Saya kaget. Kok (jumlahnya) sebesar itu," kata Asep saat mendengarkan keterangan jaksa di persidangan.

Budi pun membacakan berkas berita acara pemeriksaan atau BAP oleh penyidik KPK. Dalam pernyataannya yang ditulis KPK, Asep mulai menyetorkan uang ke Kadisperindag Weti Lembanawati (berkas terpisah) dari September-Desember 2017 hingga April 2018.

Asep mengakui menyerahkan uang tersebut, tetapi untuk nominalnya, dia tidak tahu. Sebab, semuanya diserahkan oleh Ilham, stafnya, kepada Weti Lembanawati atas perintah Adhiyoto.

"Uang sebesar itu dari mana dan untuk kepentingan apa?" kata Budi.

Asep menyebutkan, uang tersebut disisihkan dari setiap kegiatan di seluruh bidang yang ada di BKD. Dari hasil kesepakatan untuk dana “urunan” tersebut, setelah rapat internal di BPKSDM, disisihkan sebesar 15 persen dari setiap kegiatan. Untuk dana BPKSD dari APBD 2017 sebesar Rp 12 miliar, penyisihan tidak sekaligus diberikan tetapi secara bertahap.

Asep mengaku mengetahui adanya permintaan bantuan untuk Pilkada 2018 oleh Abubakar dari Adhiyoto antaran saat dilakukan briefing para kepala dinas yang dipimpin Abubakar, dia telat datang dan tahu ada permintaan membantu untuk Pilkada oleh Bupati dari Adhiyoto.

Halaman:

Editor: Yedi Supriadi

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X