ATM Beras Kota Bandung Hadir di Lima Masjid dan Satu Gereja

- 31 Juli 2018, 07:17 WIB
WARGA mencoba mengambil beras dari Anjungan Terima Mandiri (ATM) Beras, seusai diluncurkan oleh Walikota Bandung Ridwan Kamil, pada Hari Krida Pertanian ke-46 Tingkat Kota Bandung Tahun 2018, di Lapangan Cisurupan, Jalan AH Nasution, Kota Bandung, Selasa 31 Juli 2018. Sebanyak 6 unit ATM Beras akan disebar ke lima masjid dan satu gereja di enam kecamatan, setiap kepala keluarga kurang mampu menerima 10 kilogram beras perbulannya yang bisa diambil bada shalat subuh berjamaah bagi warga muslim.*

BANDUNG, (PR).- Pemerintah Kota Bandung kembali meluncurkan inovasi termutakhirnya yaitu ATM Beras. Melalui ATM Beras Kota Bandung, warga miskin bisa memperoleh beras premium hanya dengan menggunakan kartu yang telah disiapkan.

Wali Kota Bandung Ridwan Kamil meluncurkan ATM Beras ini di Lapangan Urugan, Jalan A.H. Nasution RW 01 Kelurahan Cisurupan Kecamatan Cibiru, Selasa 31 Juli 2018. Saat ini, Pemkot Bandung baru menyediakan 6 ATM beras di wilayah. Rencananya, Pemkot Bandung akan menempatkan 151 ATM Beras di seluruh Kota Bandung.

Ridwan mengungkapkan, ATM Beras Kota Bandung ini diperuntukan bagi warga kurang mampu yang tidak terlindungi program Beras Miskin (Raskin). Satu mesin ATM beras bisa melayani sebanyak 75 kepala keluarga.

Saat ini, mesin ATM Beras ditempatkan di rumah-rumah ibadah. Tujuannya, kataRidwan, agar penerima manfaat bisa memperoleh bantuan materi sekaligus masihat dari para pemuka agama di rumah-rumah ibadah. 

"Agar sambil meminta beras, ada nasihat untuk keluar dari jurang kemiskinan. Pulang-pulang dapat bantuan dan nasihat," kata Ridwan usai meresmikan ATM Beras.

Selain itu, ujar Ridwan Kamil, ATM Beras segaja ditempatkan di rumah ibadah agar meminimalisir terjadinya kecurangan.

"Ini bisa mengurangi kecurangan. Penyaluran bantuan ada ada proses mental. Tidak mungkin kita membohongi proses di rumah ibadah," tuturnya.

Ridwan Kamil mengungkapkan, untuk pengadaan ATM Beras, Pemkot Bandung mengeluarkan anggaran sebesarRp33 juta per unit. Sedangkan untuk kebutuhan pengadaan ATM Berasdi seluruh wilayah Kota Bandung membutuhkan anggaran sekitar Rp5 miliar. 

"Mungkin nanti tahap selanjutnya akan diteruskan oleh Wali Kota Bandung yang baru. Saya nanti juga akan meneruskannya di tingkat provinsi," kata Ridwan. 

Halaman:

Editor: Administrator


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X