Senin, 9 Desember 2019

Isu Cacing dalam Kaleng Sarden, BBPOM Sidak Ritel di Cimahi

- 26 Maret 2018, 07:49 WIB
PETUGAS Balai Karantina Ikan Pengendalian Mutu (BKIPM) Bandung bersama BPOM dan Dinas Ketahanan Pangan Kota Cimahi melakukan pemeriksaan terhadap ikan sarden dalam kemasan kaleng di salah satu ritel di Jalan Amir Machmud, Kota CImahi, Senin 26 Maret 2018.*

CIMAHI, (PR).- Badan Karantina Ikan dan Pengendalian Mutu (BKIPM), Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Bandung, Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Cimahi melakukan inspeksi mendadak (sidak) ritel modern.

Sidak ini terkait adanya peredaran ikan sarden kalengan yang mengandung cacing ke beberapa toko ritel modern di Kota Cimahi, Senin 26 Maret 2018. Hal itu dilakukan sebagai antisipasi atas temuan ikan sarden kaleng yang ditemukan mengandung cacing di Riau beberapa waktu lalu. 

Beberapa merek sarden kaleng yang diketahui mengandung cacing di antaranya IO, Farmerjack, dan Hoki. BPOM telah menginstruksikan pengusaha importir dan ritel untuk menarik produk-produk tersebut.

Hasil pantauan, tim tidak menemukan ikan sarden kaleng dengan merek tersebut. Sebagai antisipasi dilakukan uji sampling laboratorium langsung di lokasi terhadap beberapa merk ikan sarden kaleng lain secara acak.

Kepala BKIPM Bandung, Deddy Arief Hendriyanto, mengatakan sidak tersebut perlu dilakukan untuk mengantisipasi adanya peredaran sarden dengan tiga merek yang disebutkan, dan antisipasi temuan cacing pada merk lain.

"Masyarakat terlanjur mengetahui temuan itu, kami perlu meredam kepanikan masyarakat jadi sidak ini perlu dilaksanakan. Hasilnya, tidak kami temukan merk yang ditemukan bercacing, juga hasil uji sampling yang lain menunjukkan tidak mengandung cacing," ujarnya.

Pengujian dilakukan menggunakan mikroskop untuk melihat apakah ada cacing di dalam potongan ikan sardines yang dijadikan sampling pengujian.

"Hasilnya sudah kita ketahui yakni negatif mengandung cacing. Mudah-mudahan, dari semua merek ikan sarden yang dijual di Cimahi tidak mengandung cacing," kata dia.


Halaman:

Editor: Ririn Nur Febriani

Tags

Komentar

Terkini

X