Selasa, 18 Februari 2020

Ridwan Kamil: 1 Taman 1 RW Bergantung Wali Kota Baru

- 7 Februari 2018, 14:15 WIB
Bandung Ridwan Kamil dan istrinya Attalia Praratya Kamil swafoto seusai meresmikan Taman Regol dan Alun-Alun Regol, Jalan Pasirluyu, Kota Bandung, Rabu, 7 Februari 2018. Taman Regol dan Alun-Alun Regol menambah tempat wisata murah meriah dan gratisan bagi warga Kota Bandung dan sekitarnya, sehingga diharapkan menjadi pusat rekreasi warga Bandung Selatan.*

BANDUNG, (PR).- Penambahan taman di setiap RW di Kota Bandung bergantung kepada kebijakan Wali Kota Bandung terpilih selanjutnya. Selain menjadi zona aktivitas publik, Program 1 Taman 1 RW itu untuk menambah ruang terbuka hijau (RTH).

"(Rencana program) Taman, saya kira hanya meneruskan yang belum selesai. Sisanya saya serahkan ke wali kota baru, biar punya kreasi sendiri," ujar Wali Kota Bandung Ridwan Kamil, seusai meresmikan Taman Regol, di Jalan Pasirluyu Selatan, Bandung, Rabu, 7 Februari 2018.

Ridwan mengatakan, setiap ada kesempatan, luas RTH di Kota Bandung diupayakan bertambah. Saat ini telah ada sekurangnya 70 taman di tingkat RW sebagai usaha menambah RTH

"Kemarin saya resmikan (taman RW) di Sadang Serang. Jadi penambahan kita kecil-kecil, tapi banyak dan bermanfaat. Enggak kayak dulu. Beli bukit, beli apa, tetapi kan enggak dimanfaatkan. Sayang. Kita konsep berubah. Receh tapi banyak," katanya.

Pada momen itu ia meresmikan Taman Regol seluas 2 hektare. Dengan luas tersebut, Pemkot Bandung menamainya Alun-alun Regol. Lahan di bantaran Sungai Cikapundung itu dulunya lokasi kantor UPT Pembibitan Dinas Pangan dan Pertanian Kota Bandung serta fasilitas pembibitannya.

Pemerintah Kota Bandung menyediakan lahan di Kelurahan Cisurupan, Kecamatan Cibiru pengganti lahan UPT Pembibitan di Pasirluyu. Revitalisasi bersama Balai Besar Waduk dan Sungai di bantaran sungai sepanjang satu kilometer itu diyakini belum penuh. Masih ada tahap dua pembangunan taman sepanjang 400 meter di lokasi itu.

Alun-alun

"Jadi kecamatan Regol punya alun-alun. Sampai suatu hari mimpinya setiap kecamatan harusnya punya satu alun-alun sendiri untuk melaksanakan kegiatan upacara dan lain-lain. Cicendo kan sudah. Nanti dicicil di tempat lain yang memungkinkan," katanya.

Ridwan menambahkan, revitalisasi Sungai Cikapundung ini bagian dari komitmen Pemkot Bandung terhadap program Sungai Citarum Harum. 

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Arief Prasetya menjelaskan, penataan kawasan bantaran Sungai Cikapundung seluas 2 hektare di wilayah Pasirluyu itu akan dijadikan pusat rekreasi di Bandung bagian selatan. Dengan hadirnya taman luas senilai Rp 20 miliar di wilayah selatan Bandung itu, diharapkan bisa membagi keramaian wisata yang biasanya di pusat kota.

Halaman:

Editor: Muhammad Fikry Mauludy

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X