Buang Limbah ke Anak Sungai Citarum, Pabrik di Majalaya Dihentikan Sementara

- 25 Januari 2018, 03:20 WIB
Jajaran Muspika Cibiru saat melakukan pemantauan langsung ke sungai Cipariuk, Cibiru dan Cikudang yang berbatasan wilayah Kecamatan Cibiru Kota Bandung dengan Kec. Cileunyi Kab. Bandung, Kamis, 18 Januari 2018.*

SOREANG, (PR).- Tim gabungan dari Satreskrim Polres Bandung dan Dinas Lingkungan Hidup menghentikan sementara operasional Pabrik tekstil, PT Aktex, Rabu 24 Januari 2018. Pabrik di Kampung Cidawolong, Desa Biru, Kecamatan Majalaya, Kabupaten Bandung, terbukti cemari anak Sungai Citarum.

Penutupan sementara karena pabrik celup tersebut diketahui telah membuang limbah secara langsung ke anak Sungai Citarum yaitu Sungai Cidawolong. 

Kapolres Bandung M. Nazly Harahap melalui Kasat Reskrim Firman Taufik didampingi KBO Reskrim Polres Bandung,  Fitran Romajimah mengatakan pihaknya melakukan kegiatan operasi dalam rangka menindaklanjuti kebijakan pemerintah dalam upaya membersihkan sungai Citarum dan anak sungainya dari pencemaran lingkungan. Diketahui, PT Aktex melakukan pelanggaran membuang limbah tidak sesuai aturan.

"Saat operasi, ditemukan pelanggaran diantaranya pembuangan limbah tidak sesuai aturan yaitu adanya limbah yang dibuang langsung ke anak Sungai Citarum. Serta kualitas air tidak sesuai baku mutu," katanya kepada wartawan seusai menutup pabrik PT Aktex.

loading...

Ia menuturkan, pabrik tersebut mempunyai instalansi pengolahan air limbah (IPAL). Akan tetapi, terjadi penyimpangan dimana membuang limbah melalui saluran yang tidak semestinya. Selain itu, berdasarkan hasil laboratorium diketahui jika kualitas air tidak sesuai baku mutu.

Katanya, saat ini pihaknya meningkatkan status penyelidikan terhadap PT Aktex ke tingkat penyidikan. Dimana, selain menghentikan terlebih dahulu proses produksi pabrik juga memasang garis polisi pada IPAL yang dimiliki pabrik tersebut.

"Kita temukan (pembuangan limbah) sejak berdiri pabrik ini pada 1993," ujarnya. Terkait adanya penutupan pabrik, hal itu kemungkinan bisa terjadi. Katanya, di wilayah Majalaya terdapat banyak pabrik yang berada dekat dengan aliran yang bermuara ke Sungai Citarum. Pihaknya akan segera memeriksa pabrik tersebut.

Tidak sesuai baku mutu

"Kita sudah menindak pabrik untuk ke lima kalinya yaitu di Kutawaringin, Majalaya, Dayeuhkolot," ungkapnya. Sementara itu, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bandung mengungkapkan jika hasil pengolahan limbah pabrik tidak sesuai baku mutu. 

Halaman:

Editor: Usep Usman Nasrulloh


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X