Sabtu, 30 Mei 2020

Tertibkan Titik Reklame, Ridwan Kamil Ingin Tema Art Deco

- 22 Januari 2018, 12:35 WIB
PEKERJA melakukan pembongkaran reklame di Jalan Perintis Kemerdekaan, Kota Bandung, Senin, 22 Januari 2018. Sebagai upaya mengejar target pendapatan dari sektor reklame pada 2018 bisa menembus Rp 240 miliar, Pemerintah Kota Bandung mulai melakukan penataan media promosi tersebut dengan lebih berkarakter seperti desain art deco jika berada diwiliayag Kota Tua.*

BANDUNG, (PR).- Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil semakin serius memperkuat karakter kota melalui penataan yang terintegrasi. Salah satunya, Ridwan secara simbolis membongkar reklame yang berada di Jalan Perintis Kemerdekaan Kota Bandung, Senin, 22 Januari 2018.

Reklame itu dibongkar karena desainnya tidak sesuai dengan konsep kota tua yang menjadi ciri khas kawasan tersebut. 

"Hari ini, sesuai instruksi saya, dimulai program penataan reklame. Penataan  sesuai dengan aturan. Jadi titik-titik reklame selama tiga bulan ke depan akan banyak penertiban," ujar Ridwan.

Ridwan mengaku, telah menyiapkan desain reklame baru yang sesuai untuk lokasi tersebut. Ridwan ingin tema art deco bisa digunakan agar sejalan dengan latar sungai dan bangunan di sekitarnya. 

"Jadi agar kota ini lebih bermartabat, ruang-ruang sejarahnya tidak habis oleh reklame yang terlalu besar. Jadi nanti reklamenya dikurangi, ukurannya hanya dua meter kali panjangnya. Kalau ini kan panjang sekali," katanya. 

Tak hanya menjadi media beriklan, ruang-ruang reklame itu juga akan ditingkatkan nilai dan fungsinya. Ia ingin agar lokasi reklame dan sekitarnya yang bertema art deco juga bisa menjadi titik wisata. 

"(Fungsinya) tetap tapi dibikin art deco sehingga lebih bermartabat, lebih ada wisatanya, itu karakter kita kan. Ekonominya ada, karakter dipelihara, wisatanya ada. Nanti keren lah," tuturnya optimistis. 

Desain bebas dan unik

Pembongkaran tidak hanya dilakukan di titik tersebut. Lokasi-lokasi lain yang dirasa perlu ditata ulang juga akan dibongkar, termasuk reklame yang berada di kawasan Dago

Halaman:

Editor: Administrator


Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X