Senin, 6 April 2020

Nurul-Ruli Berharap Kampanye Berlangsung Sportif Tanpa Hoaks

- 10 Januari 2018, 07:50 WIB
NURUL Arifin bakal Calon Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) Bandung 2018, duduk diatas permainan ular tangga setelah mendaftarkan dirinya beserta pasangannya Chairul Yaqin Hidayat (Ruli) di Kantor KPU Kota Bandung. Pasangan Nurul Arifin - Charul Yaqin Hidayat (Ruli) ini, hadir beserta tim pendukungnya Partai Golkar dan Partai Demokrat.*

BANDUNG, (PR).- Pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Bandung 2018 Nurul Arifin-Chairul Yaqin Hidayat (Ruly) berharap pelaksanaan kampanye berjalan damai. Nurul Arifin-Ruly berharap warga bisa menjaga keharmonisan meskipun pasangan calon yang didukung berbeda.

"Saya pribadi berharap ke depan tidak ada black campaign yang saling menjatuhkan, yang kelak bisa mengkotak-kotakkan antarwarga Bandung. Semoga kita bisa menjalani pemilihan ini dengan sebaik-baiknya," kata Nurul, sesuai menyelesaikan proses pendaftaran Pilwalkot Bandung 2018, di Kantor KPU Kota Bandung, Rabu 10 Januari 2018.

Dalam pesta demokrasi Pilkada Kota Bandung ini, Nurul berharap ke depan masa kampanye yang akan dimulai pada bulan Februari bisa berjalan damai, harmonis, dan mengusung azas keadilan. Nurul-Ruly juga berkomitmen untuk tetap menjaga iklim dengan mendasarkan pada prinsip demokrasi. Yaitu dengan tetap menjaga nilai toleransi, dan sportivitas.

"Juga mengedepankan equal before the law, saling menghargai, dan semoga Pilkada Kota Bandung kelak bisa dimenangkan oleh calon yang dikehendaki oleh rakyat," tuturnya. 

Nurul juga mengucapkan terima kasih kepada tim dan pendukung hingga akhirnya berkas pendaftaran diterima tanpa ada kekurangan satupun, dan tidak ada yang harus diperbaiki.

Dengan pesan yang sama, Ruly menganalogikan pesta demokrasi ini layaknya pesta yang harus dipenuhi rasa bahagia dengan penuh keakraban. 

Namun, jika di tengah pesta terdapat bandar narkoba membagikan barang yang dalam pesta demokrasi ini berwujud hoaks dan provokasi, dikhawatirkan banyak peserta yang candu.

"Jadi itu yang harus kita jaga. Pesta yang tadinya menyenangkan, persaudaraan kental, kebersamaan erat, tiba-tiba dirusak oleh oknum yang tadi dianalogikan. Bagi beberapa orang, candu hoaks itu enak banget untuk di-share," katanya.

Halaman:

Editor: Muhammad Fikry Mauludy

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X