Jelang Natal, Permintaan Kue Kering Naik Signifikan

- 19 Desember 2017, 08:14 WIB
PEKERJA menyelesaikan pembuatan kue kering, di PT Bonli Cipta Sejahtera, Jalan Bojongkoneng, Kabupaten Bandung, Selasa 10 Desember 2017. Produsen kue kering tersebut menambah 500 pekerja musiman untuk memenuhi kebutuhan permintaan natal dan tahun baru.

BANDUNG, (PR).- Permintaan kue kering menjelang hari raya Natal tahun ini meningkat signifikan dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Kondisi tersebut ditunjang kian masifnya penetrasi gaya hidup millenial yang serba praktis, termasuk dalam menyambut hari raya keagamaan.

Wakil Direktur Marketing PT Bonli Cipta Sejahtera (BCS), Voula Nur Rahmaniar, mengatakan, untuk memenuhi permintaan kue kering pada Natal tahun ini pihaknya harus menambah 500 orang tenaga kerja musiman. Pada periode yang sama tahun lalu penambahan jumlah tenaga kerja musiman sekitar 300 orang.

"Kami harus menambah sekitar 40% tenaga kerja musiman dibandingkan tahun lalu. Pada hari normal biasanya kami mempekerjakan 100 orang tenaga kerja tetap di bagian produksi," ujarnya pada Media Gathering Ina Cookies di Ina Cookies Factory, Jln. Bojong Koneng Atas, Bandung, Selasa 19 Desember 2017.

Permintaan kue kering dari agen untuk periode Natal tahun ini, menurut dia, sudah masuk sejak tiga sampai enam bulan yang lalu. Mayoritas permintaan datang dari agen yang beroperasi di wilayah Jakarta, disusul Bali. "Untuk Natal ini kue yang paling banyak dicari adalah Red Velvet dan Green Tea. Mungkin karena warnanya yang pas dengan nuansa Natal, merah dan hijau," kata Voula.

Permintaan kue kering terbesar, menurut dia, biasanya terjadi menjelang Lebaran, dengan komposisi mencapai 80% total produksi tahunan. Sementara permintaan untuk Natal menjadi yang kedua terbesar.

loading...

Pada Lebaran tahun lalu Ina Cookies dan La Difa Cookies terjual sekitar 504.000 toples. Menurut dia, biasanya produksi untuk persiapan Lebaran sudah dimulai sejak enam bulan sebelum hari H, yang untuk tahun depan akan dimulai pada Januari 2018.

Dalam memasarkan produknya, dikayakan Voula, Ina Cookies dan La Difa Cookies memberlakukan sistem keagenan dengan sistem pre-order. Dengan demikian, volume produksi sudah bisa diperhitungkan sejak jauh-jauh hari.

Kostumisasi

Menjelang Natal tahun ini Ina Cookies menawarkan konsep baru. Untuk brand Ina Cookies dan La Difa Cookies, perusahaan kue kering tersebut menawarkan kemasan baru yang bisa dikostumisasi.

"Jadi labelnya bisa diberi nama sesuai keinginan konsumen, bukan lagi Ina Cookies atau La Difa Cookies. Ini khusus untuk kemasan toples kaca. Tidak ada minimum order. Satu toples pun kami layani," tuturnya.

Halaman:

Editor: Ai Rika Rachmawati


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X