Minggu, 15 Desember 2019

Anak SD Tewas dalam Perkelahian, Disdik Kabupaten Bandung Belum Bersikap

- 26 November 2017, 10:43 WIB

SOREANG, (PR).- Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung belum bersikap atas peristiwa perkelahian anak sekolah dasar yang berujung meninggalnya anak yang terlibat perkelahian tersebut.

Diduga karena dipicu permasalahan sepele, seorang siswa kelas 5 di salah satu sekolah dasar negeri di Banjaran, Kabupaten Bandung, berinisial AG (11), menghabisi nyawa siswa sekolah lain berinisial AM (11). 

Peristiwa tersebut terjadi saat para murid itu memperingati Hari Guru Nasional di Kabupaten Bandung. Saat itu, para siswa dari beberapa sekolah menggelar pertandingan sepak bola di lapangan belakang SMK PGRI Banjaran, Sabtu 25 November 2017 sekitar pukul 9.00.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban tercatat sebagai siswa kelas 6 sedangkan pelaku sebagai siswa kelas 5 di sekolah yang berbeda di Kecamatan Banjaran, Kabupaten Bandung.

Saat beberapa kali dihubungi melalui telefon selularnya pada Minggu 26 November 2017 pagi dan siang, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung Juhana, tidak merespons.

Meski demikian, Pemerintah Kabupaten Bandung menyatakan miris sekaligus terkejut dengan peristiwa perkelahian anak sekolah dasar yang berujung meninggalnya seorang anak. 

Pemerintah Kabupaten Bandung akan melakukan pendampingan psikologis secara intensif baik kepada teman korban maupun kepada pelaku.

Asisten Daerah II Pemerintah Kabupaten Bandung, Marlan saat dikonfirmasi, Minggu 26 November 2017 menyatakan, Pemerintah akan berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung terkait peristiwa ini. 

Marlan mengatakan, kejadian seperti itu tentunya harus menjadi pelajaran semua pihak agar tidak terulang kembali oleh siapa pun, khususnya di kalangan pelajar di kemudian hari.


Halaman:

Editor: Ecep Sukirman

Tags

Komentar

Terkini

X