Minggu, 8 Desember 2019

Tragis, Siswa SD Tewas Dipukuli Teman Sebaya

- 25 November 2017, 15:27 WIB

SOREANG, (PR).- Diduga dipicu permasalahan sepele, seorang siswa kelas 5 di salah satu sekolah dasar negeri di Banjaran Kabupaten Bandung berinisial AG (11), tega menghabisi nyawa siswa sekolah lain berinisial AM (11) hingga meninggal. 

Kejadian tersebut terjadi pada saat para murid itu memperingati Hari Guru Nasional di Kabupaten Bandung. Saat itu, para dari beberapa sekolah menggelar pertandingan sepakbola di lapang belakang SMK PGRI Banjaran, Sabtu, 25 November 2017, sekitar pukul 09.00 WIB.

Kejadian tragis yang merenggut nyawa AM tersebut dibenarkan Kapolsek Banjaran Susi Rachmi saat dikonfirmasi. Dibenarkan Susi, korban AM meninggal setelah dianiaya pelaku ketika tim sepakbola sekolah AM dan AG akan bermain bola.

Disinggung mengenai motif pelaku, lanjut Susi, berdasarkan keterangan yang berhasil dihimpun pihaknya, sebelum korban dianiaya pelaku, korban sebelumnya ditantang berkelahi oleh pelaku. Tindakan tersebut dilakukan pelaku karena sebelum perkelahian terjadi, korban yang mengendarai sepeda motor meraung-raungkan suara knalpotnya hingga terdengar suara berisik.

“Selanjutnya ketika akan bermain bola, pelaku bertemu dengan korban yang akhirnya pelaku langsung marah kepada korban atas tindakan korban dan terjadilah perkelahian tersebut,” ungkap Susi.

Masih dikatakan Susi, berdasarkan keterangan dari para saksi yang merupakan teman korban, pada saat korban ditantang berkelahi oleh pelaku, korban mengaku tidak berani meladeni pelaku. Korban pun sempat meminta maaf kepada pelaku.

Akan tetapi, lanjut Susi, permintaan maaf korban tidak digubris pelaku hingga akhirnya korban pun dipukuli pelaku. Dari hasil pra-rekonstruksi yang digelar, lanjut Susi, pelaku memukul ulu hati korban.

Setelah itu, pelaku menendang kemaluan korban. Tidak cukup di situ, pelaku memukul kembali ulu hati korban hingga akhirnya korban tersungkur.

Dalam kondisi korban yang tidak berdaya itu, pelaku memukul lagi ke arah leher korban sebanyak 3 kali dan memukul hidung korban. Kejadian tersebut, lanjut Susi, sempat dilerai teman korban dan pelaku pun lari dari lokasi tempat korban dipukuli.


Halaman:

Editor: Ecep Sukirman

Tags

Komentar

Terkini

X