Jumat, 28 Februari 2020

Ridwan Kamil: Bonek Jangan Menggelandang di Bandung

- 14 November 2017, 12:28 WIB
SEJUMLAH Bonek menggotong rekannya yang meringis kesakitan karena terluka bagian kaki di Jalan Pajajaran, Kota Bandung, Minggu, 8 Januari 2017.*

BANDUNG, (PR).- Wali Kota Bandung Ridwan Kamil menyambut hangat kedatangan para pendukung tim yang berlaga di Babak 8 Besar Grup Y Liga 2. Mereka yang dsiambut  termasuk bonek yang bakal datang mendukung Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bandung Lautan Api.

Kendati begitu, Ridwan Kamil meminta massa suporter Persebaya itu menjadi tamu yang baik di Kota Bandung. Hal itu dsiampaikannya mengingat sejumlah peristiwa yang pernah terjadi di Kota Bandung saat bonek datang awal januari 2017 lalu.

"Kota Bandung sudah sering jadi tuan rumah even apapun, nanti akan kami improvisasi. Lihat kondisi seperti ketika dulu datang ke Kota Bandung," ujarnyna di Balai Kota Bandung, Jalan Wastukencana, Kota Bandung, Selasa 14 November 2017.

Ia mengimbau kepada bonek untuk tidak mengganggu aktivitas warga ketika sudah sampai di Kota Bandung.

"Imbauan saya, pokoknya, datang jadi tamu yang baik. Jangan ganggu warga dan menggelandang," katanya seperti diwartakan Galamedianews.

Awal janauri 2017 lalu sata bonek berdatangan ke Kota Bandung guna mengawal jalannya Kongres PSSI, mereka ditampung di dua tempat yaitu di GOR Sepak Takraw, Jalan Lodaya dan di GOR Pajajaran, Jalan Pajajaran.

Selama sekitar empat hari ditinggali bonek, sejumlah fasilitas pengurus daerah cabang olah raga dan kios pedagang di lingkungan GOR Pajajaran Kota Bandung rusak. Selain itu barang-barang di fasilitas dan kios tersebut juga raib dijarah oknum bonek.

Militansi bonek

Sejarah mencatat, bonek adalah kelompok suporter sepak bola yang menjadi pelopor untuk banyak hal dan mewarnai dunia sepak bola Indonesia.

Halaman:

Editor: Yusuf Wijanarko

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X