Tarif Retribusi Parkir di Kota Bandung Naik per 1 Januari 2022

- 27 Oktober 2021, 06:30 WIB
Ilustrasi parkiran motor
Ilustrasi parkiran motor /Pixabay

PIKIRAN RAKYAT - Tarif retribusi parkir di Kota Bandung naik per 1 Januari 2022. Kenaikan itu tercantum dalam Peraturan Wali Kota Bandung Nomor 66 Tahun 2021 tentang Tarif Pelayanan Parkir.

Kepala BLUD Perparkiran Dinas Perhubungan Kota Bandung Yogi Mamesa menyampaikan, kenaikan tarif retribusi parkir berlaku per 1 Januari 2021. Kenaikan paling tinggi sekitar 60% daripada yang masih berlaku saat ini.

"Membagi tiga zona, pusat kota, penyangga, dan pinggiran. Selisih antara tarif parkir zona pusat kota dengan penyangga, dan pinggiran rata-rata Rp 1.000 per jam," ucap Yogi di ruangannya, Jalan, Selasa 26 Oktober 2021.

Tarif retribusi eksisting (saat ini), ucap Yogi, berlaku semenjak 2017. Selain atas pertimbangan penyesuaian, pihaknya berharap kenaikan tarif retribusi parkir dapat turut merangsang masyarakat beralih ke transportasi umum, kemudian meminimalisasi kemacetan.

Baca Juga: Viral Soal Parkir di Lembang, Disparbud Jawa Barat Beri Peringatan

Pihaknya, ucap Yogi, bakal membarengi kenaikan tarif retribusi parkir dengan peningkatan layanan, terutama aspek keamanan. Pihaknya merangkul juru parkir untuk menjaga keamanan, juga memberi layanan bagi pengendara.

"Kami bakal membekali juru parkir kartu tap ke mesin parkir. Pengendara dapat meminta tolong juru parkir untuk titip bayar melalui mesin parkir. Hal itu merupakan tawaran solusi bagi pengendara yang malas membayar di mesin parkir," ucap dia.

Yogi mengatakan, pihaknya menetapkan target tertentu bagi juru parkir. Bagi yang dapat memenuhi target bakal beroleh gaji dari BLUD Parkir. Menurut dia, penetapan target tak sampai memberatkan juru parkir).

"Hal itu sesuai dengan hasil survei pada tiap-tiap kantong parkir," ucap Yogi.

Halaman:

Editor: Rahmi Nurfajriani


Tags

Artikel Pilihan

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X