Bagian Atap Tiga Ruangan Kelas SDN 015 Kresna Kota Bandung Usang

- 22 Oktober 2021, 19:05 WIB
Warga mengamati bangunan sekolah yang lapuk, rusak serta ditopang bambu di Sekolah Dasar Negeri Cibungur, Kampung Cibungur, Desa Margaluyu, Kecamatan Cipeundeuy, Kabupaten Bandung Barat, Kamis 30 September 2021.
Warga mengamati bangunan sekolah yang lapuk, rusak serta ditopang bambu di Sekolah Dasar Negeri Cibungur, Kampung Cibungur, Desa Margaluyu, Kecamatan Cipeundeuy, Kabupaten Bandung Barat, Kamis 30 September 2021. /Pikiran Rakyat/ Bambang Arifianto

PIKIRAN RAKYAT - Bagian atap pada tiga ruangan kelas SDN 015 Kresna, Jalan Kresna, Cicendo, Kota Bandung berkondisi usang. Kondisi itu kentara sejak Juni 2021, tapi belum kunjung ada renovasi. Pantauan di lokasi, terdapat bolong pada atap-tak sampai seluruh atap roboh-. Material plafon berikut genting dari bagian atap yang bolong berserakan di lantai kelas

Kepala Sekolah SDN 015 Kresna, Yayat Hidayat menyebutkan, atap pada 2 dari 3 ruangan kelas ambruk setelah hujan lebat pada Juni 2021. 

"Tiga ruangan kelas berkondisi rusak berat. Untuk dua kelas di antaranya, sempat ambruk pada Juni 2021. Sesaat setelah kejadian, penjaga sekolah melaporkan bagian atap ambruk pada jam 4.00 dini hari. Setelah mengecek laporan tersebut, ternyata betul ambruk. Kejadian saat ini, kerusakan atap pada dua ruangan kelas itu makin berat," tutur Yayat di lokasi, Kamis 21 Oktober 2021. 

Yayat menyebutkan, ruangan-ruangan kelas itu tidak digunakan sejak lama. Seingatnya, sepanjang waktu berlaku pembelajaran jarak jauh (PJJ), masa-masa awal pandemi Covid-19. 

Baca Juga: Vladimir Putin Soroti Hubungan Unik yang Terjalin Antara Rusia dan Israel

Saat pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas berlangsung, Yayat mengatakan, rombongan belajar yang sebelumnya beraktivitas di ruang kelas itu pindah ke ruang lain. Rombongan belajar tersebut berbagi jadwal ruangan kelas dengan (rombongan belajar) yang lain. 

"Kami memberlakukan pengaturan dua sif rombongan belajar pada satu ruang kelas. Hal utama, jangan sampai siswa tak bisa sekolah," ucap dia. 

Yayat berharap, segera ada renovasi pada ruangan-ruangan kelas yang berkondisi rusak. Pihaknya mengaku, telah melaporkan sekaligus mengajukan renovasi ruang-ruangan kelas tersebut kepada Dinas Pendidikan Kota Bandung

Baca Juga: Kenapa TVRI Tak Siarkan Semua Pertandingan Indonesia di Denmark Open? Berikut Penjelasannya

"Itu bagian sarana prasarana pendidikan. Sudah mengajukan renovasi, tapi barangkali berdasarkan pertimbangan Disdik, renovasi ruangan-ruangan kelas SDN 015 Kresna yang rusak berat belum masuk skala prioritas. Harapannya, bisa segera (renovasi), mengingat ada kemungkinan PTM bakal berlaku penuh pada waktu akan datang," ucap dia.

Halaman:

Editor: Abdul Muhaemin


Tags

Artikel Pilihan

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X