Kamis, 9 April 2020

Bekas Stadion Gunungsari yang Bernilai Sejarah Persib Kini Lepas dari Pemkab Bandung Barat

- 30 Juli 2017, 13:37 WIB

NGAMPRAH, (PR).- Pemerintah Kabupaten Bandung Barat kehilangan aset berupa lahan bekas Stadion Gunungsari, Lembang seluas sekitar 9.600 meter persegi. Padahal, pada 2010 Pemkab Bandung Barat menerima aset Gunungsari itu dari hasil pelimpahan aset Pemkab Bandung, yang ketika itu nilainya sekitar Rp 28,1 miliar.

Kepastian mengenai lepasnya aset Gunungsari dari tangan Pemkab Bandung Barat itu berdasarkan putusan Pengadilan Negeri Bale Bandung Nomor 138/Pdt.G/2015/PN.Blb, tertanggal 2 Februari 2016. Dalam putusan itu, Pemkab Bandung Barat dinyatakan kalah dalam gugatan perdata melawan tergugat Iwan Santoso Hartono dan Rudi Alamsyah, serta turut tergugat notaris Maryoto dan Badan Pertanahan Nasional Kabupaten Bandung Barat.

Putusan PN Bale Bandung itu kemudian dikuatkan lagi dalam peradilan tingkat banding oleh Pengadilan Tinggi Jawa Barat. Melalui putusan Nomor 425/Pdt/2016/PT.Bdg tertanggal 21 November 2016, Pengadilan Tinggi Jabar menerima permohonan banding Iwan Santoso Hartono dalam perkara lawan Pemkab Bandung Barat.

Dengan demikian, Pemkab Bandung Barat pun tak berhak lagi atas aset berupa lahan bekas lapangan sepak bola Gunungsari. Aset yang memiliki nilai historis bagi sejumlah legenda Persib Bandung, seperti Robby Darwis dan Yudi Guntara, itu kini berpindah tangan menjadi milik Iwan Santoso Hartono.

Menolak memberi penjelasan

Ditemui di kantornya, Ngamprah, pekan lalu, Kepala Bagian Hukum Sekretariat Daerah KBB Siti Nurhayati mengelak saat dikonfirmasi mengenai putusan pengadilan itu. Dengan alasan belum lama bertugas di Bagian Hukum, dia menyatakan belum mengetahui putusan pengadilan itu.

Pun demikian dengan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah KBB Asep Sodikin, yang mengaku tidak tahu. Asep Sodikin meminta agar persoalan aset ditanyakan ke Kepala Bidang Aset BPKD KBB Asep Sudiro. Saat dihubungi, Asep Sudiro membantah bahwa Pemkab Bandung Barat kalah di pengadilan.

Meski begitu, dia menolak memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai persoalan lahan Gunungsari. Menurut dia, penjelasan terkait lahan Gunungsari akan lebih baik jika disampaikan langsung oleh Kepala BPKD KBB Asep Sodikin. "Belum (kalah). Kami kan lagi banding. Belum ada keputusan yang tetap (inkracht)," kata Asep Sudiro, melalui pesan singkat.

Berdasarkan amar putusan yang diperoleh Pikiran Rakyat, aset Gunungsari diketahui mulai diterima Pemkab Bandung Barat pada 17 Juni 2010. Hal ini setelah Pemkab Bandung menyerahkan aset dan dokumen sebagaimana Keputusan Bupati Bandung, yang saat itu dijabat Obar Sobarna. Setelah diterima Bupati Bandung Barat Abubakar, aset Gunungsari pun dimasukkan ke dalam Kartu Inventaris Barang, dengan nama barang tanah lapangan sepak bola.

Akan tetapi, pada 2012 Pemkab Bandung Barat mengeluarkan surat keterangan yang pada pokoknya menyatakan bahwa lahan Gunungsari bukan tanah milik Pemkab Bandung Barat. Surat keterangan itu pun ditandatangani oleh Kepala Bidang Aset dan Kepala DPKD KBB saat itu. Lahan Gunungsari dinilai milik dari almarhum Adiwarta.

Halaman:

Editor: Hendro Susilo Husodo

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X