Rabu, 3 Juni 2020

Pemprov Jawa Barat Berangkatkan 2.612 Pemudik dengan 60 Bus

- 17 Juni 2017, 12:19 WIB

BANDUNG, (PR).- Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan melepas para  pemudik asal Jawa Barat di halaman Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Sabtu 17 Juni 2017 petang. Selain di Kota Bandung, pelepasan pun dilakukan di Bekasi dan Sukabumi.

Pada pelepasan di Bandung, pemudik diberangkatkan dengan 22 bus dengan tujuan ke Solo, Semarang, dan Yogya­karta dalam kegiatan ”Mudik Asyik Bersama Pemprov Jabar dan Pikiran Rakyat 2017”.  Secara keseluruhan pemprov melepas 2.612 pemudik menggunakan 60 bus.

Pada kesempatan itu  Heryawan me­minta para pemudik tetap menjaga puasa mereka jangan sampai berbuka sebelum waktunya. Terlebih jarak me­nuju ke Solo, Semarang, dan Yogyakarta tidak terlalu jauh. Selain itu, dia pun meminta pada pengemudi pun berhati-hati dalam membawa para penumpang.

Ia berharap ke depan armada mudik gratis bagi warga Jabar bisa bertambah  hingga 100-150 bus. Dengan begitu  bisa mengurangi para pemudik yang menggunakan sepeda motor. Ia pun mengimbau perusahaan-perusahaan besar di Jawa Barat untuk me­nyediakan program mudik gratis.  

Kepala Dinas Perhubungan Jabar Dedi Taufik menuturkan, mudik gratis ini sudah terlaksana lima kali. Setiap tahun jumlah armada yang diberangkatkan  terus bertambah. Peminatnya pun semakin banyak.  ”Tahun depan mudah-mudahan bisa  100 bus hingga 150 bus,” katanya.

Salah seorang pemudik asal Ujungberung, Umi (42) mengaku sangat terbantu dengan adanya mudik gratis tersebut. Dia bisa menghemat sekitar Rp 500.000  hanya untuk ongkos menuju kampung halamannya di Brebes.

Pikiran Rakyat dan BRI

Sementara itu, kegiatan tersebut didukung penuh oleh Pikiran Rakyat bersama BRIZZI dari BRI, Teh Kotak, Kota baru Parahyangan, Jasa Raharja, dan Dirlantas Polda Jabar.

Satriyo, Wakil Pemimpin Wilayah BRI Bandung mengatakan, pihaknya telah mendukung kegiatan serupa sejak tahun lalu bersama Pikiran Rakyat

”Ini kedua  kalinya kami terlibat, karena kami memandang pentingnya pengenalan uang elekronik supaya tidak ada hambatan di jalan tol misalnya (untuk pengemudi). Hanya tinggal  di-tap,” ujarnya.

Halaman:

Editor: Novianti Nurulliah


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X