Terus Teror Penunggak Pinjol dengan Ancaman, Terungkap Besar Gaji Para Penagih

- 15 Oktober 2021, 15:22 WIB
Ilustrasi. 89 penagih utang pinjol ditangkap.
Ilustrasi. 89 penagih utang pinjol ditangkap. /Pixabay/mohamed_hassan

PIKIRAN RAKYAT - Puluhan pegawai pinjaman online (pinjol) di Depok, Yogyakarta, yang diamankan di Polda Jabar, mengungkapkan besar gajinya.

Tugas para pegawai pinjol ilegal ini ialah, menagih penunggak melalui sambungan telefon atau WhatsApp, sampai utang terlunasi.

Demi melaksanakan tugasnya, tidak jarang para pegawai menekan psikis korban-korbannya, hingga korban mengalami depresi dan sakit keras.

"Jadi mereka ini sampai mengata-ngatai korban sekaligus lakukan ancaman,” kata Wadirreskrimsus Polda Jabar, AKBP Roland Roland Ronaldy, di Mapolda Jabar di Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung pada Jumat, 15 Oktober 2021.

Baca Juga: Kaget Lihat Perubahan Drastis Lesti Kejora Setelah Sah Jadi Istri sang Adik, Kakak Rizky Billar: Kaya Kasar

“Akibatnya banyak korban alami depresi sehingga setelah lakukan penyelidikan kami amankan lokasi kantor pinjaman online ini di Depok Yogyakarta," kata Roland 

Ternyata, salah satu dari mereka yang bekerja sebagai penagih utang pinjol, dibayar gaji Rp2,1 juta per bulan.

Hal ini dibenarkan oleh penagih utang lainnya yang juga diamankan. Menurut pegawai tersebut cara penagihan pinjol dilakukan, dengan cara menghubungi dengan telepon seluler atau media komunikasi whatsapp.

Baca Juga: Wakil Ketua RT Tak Pernah Lihat Dirinya Jualan Buku, Kakek Suhud: Saya Tahu Persis, Pak RT Gak Ada Wakilnya

"Yang gagal bayar kita telfonin sampai berusaha untuk bayar," kata pegawai tersebut, di Mapolda Jabar di Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung, pada Jumat, 15 Oktober 2021.

Halaman:

Editor: Gita Pratiwi


Tags

Artikel Pilihan

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X