Selasa, 25 Februari 2020

Jenazah Dosennya Ditemukan, ITB Turunkan Tim untuk Memastikan

- 14 Mei 2017, 08:23 WIB

BANDUNG, (PR).- Wakil Rektor Institut Teknologi Bandung (ITB) Bidang Komunikasi Administrasi Umum dan Alumni ITB Miming Mihardja mengatakan, ITB terus memantau pencarian dari dosen SBM ITB Suryo Utomo yang hilang sejak Rabu 10 Mei 2017. Selain itu, tim SBM ITB terus membantu pencarian Suryo bersama keluarga.

”Saya belum bisa mengonfirmasi apakah jenazah yang ditemukan di Cianjur itu Pak Suryo atau bukan,” katanya ketika dihubungi via telefon, Minggu 14 Mei 2017.

Miming menyebutkan, saat ini, keluarga menduga kuat jenasah yang ditemukan adalah Suryo. Namun simpulan akhir harus menunggu uji DNA.

Dikatakan Miming, tim SBM ITB yang berjumlah 11 orang telah berangkat pada Minggu 14 Mei 2017 pagi untuk melanjutkan pencarian di titik awal tempat mobil Suryo ditemukan dan di Terminal Leuwi Panjang, Kota Bandung.

Pada Minggu pukul 10.30 pagi, keluarga pun telah berembuk. Keluarga akan mengurus jenazah karena melihat adanya kemiripan dari jenazah yang ditemukan. Jenazah akan diambil keluarga dan dikebumikan di Pemakaman Cikutra, Kota Bandung.

”Tapi tim SBM ITB tetap melakukan pencarian meskipun jenazah telah dibawa keluarga,” ucap Miming.

Kepala Instalasi Pemulasaraan Jenazah RSUD Cianjur Dendi Rahmat mengatakan, setelah melakukan visum dan mencocokan keterangan dari keluarga, RSUD Cianjur baru dapat memastikan jenazah yang ditemukan warga di Waduk Cirata adalah Suryo Utomo, dosen ITB.

Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korba. Namun ada sejumlah luka terbuka dan memar yang diduga akibat benturan.

"Setelah mencocokan ciri-ciri dan tanda di tubuh korban dari keluarga, kami memastikan jasad tersebut dosen ITB yang dilaporkan hilang beberapa hari lalu," katanya.

Halaman:

Editor: Dewiyatini

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X