Cibiru Wetan Jadi Desa Peduli Tuberculosis

- 2 April 2017, 09:14 WIB

SOREANG, (PR).- Pemerintah Kabupaten Bandung menetapkan Desa Cibiru Wetan Kecamatan Cileunyi Kabupaten Bandung sebagai desa peduli tuberculosis (TB) di Kabupaten Bandung. Diharapkan, dengan dibentuknya desa peduli TB ini, penyebaran penyakit TB dapat diminimalisasi.

Diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Achmad Kustijadi, penetapan desa peduli TB ini dapat mengeliminasi penyebaran dan bertambahnya suspect penderita TB di Kabupaten Bandung.

“Desa Peduli TB di Cibiru Wetan sudah berjalan selama 1 tahun sejak dicanangkan pada bulan April 2016 oleh Bupati Bandung. Pada bulan Juni 2016, telah dilatih 19 orang masyarakat yang kemudian menjadi tim Kahartoss TB (Kader Harapan Temukan Obati Sampai Sembuh TB). Kader-kader ini dilatih oleh TB care Aisyiyah dan Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung,” ungkap Achmad saat dikonfirmasi, Minggu, 2 April 2017.

Secara teknis, lanjut Achmad, kader Kahartoss TB bertugas menemukan suspect penderita TB, mengumpulkan dahak suspect TB, dan menjadi pengawas menelan obat (PMO) bagi pederita TB. Dalam melaksanakan tugasnya, lanjut Achmad, Kahartoss TB dibina langsung Puskesmas Cibiru Hilir.

“Setiap dua bulan dilakukan evaluasi kinerja Kahartoss TB dan sebagai bentuk apresiasi maka kader yang berprestasi diberikan reward dari Ketua LPM Desa Cibiru Wetan. Dengan memperkuat gerakan TOSS TB ini berarti pemerintah bersama masyarakat telah memulai gerakan masyarakat hidup sehat,” tutur Achmad seraya menambahkan Indonesia saat ini menempati urutan ke-2 penyumbang penderita TB dunia. Karena itu, lanjut dia, dibutuhkan kerja keras untuk membuat Indonesia bebas TB.

Seorang warga di Desa Cibiru Wetan, Hadian Supriatna (45) mengatakan, dalam mewujudkan Desa Cibiru Wetan dan Kabupaten Bandung terhindar TB, maka diperlukan kerja sama antara pemangku kebijakan dengan masyarakat. Para pemangku kebijakan, lanjut Dadan, berperan dalam hal pembuatan regulasi yang mendukung program yang digelar. “Sedangkan peran masyarakat sebagai pelaksana dan yang mendapat manfaat dari kebijakan tersebut,” kata dia.***

Editor: Ecep Sukirman


Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X