Pelaku Dilumpuhkan dengan Tembakan

- 27 Februari 2017, 05:24 WIB
POLISI berjaga di depan Kantor Kelurahan Arjuna yang kaca dan sebagian bangunannya rusak, di Jalan Pandawa, Kota Bandung, Senin 27 Februari 2017. Polisi berhasil melumpuhkan terduga teror yang berlari ke kantor kelurahan itu. Sebelumnya, pelaku meledakan bom panci di Taman Pandawa.*

BANDUNG, (PR).- Setelah dikepung polisi, orang yang diduga pelaku peledakan bom dilumpuhkan di Kantor Kelurahan Arjuna, Senin 27 Februari 2017 sekitar pukul 10.30 WIB. Petugas menyergap ke bagian dalam kantor dan melepaskan beberapa tembakan ke arah pelaku. 

Belum diketahui bagaimana kondisi pelaku. Namun, berdasarkan informasi yang beredar di kalangan wartawan, pelaku teror dinyatakan tewas. Polisi membawa pelaku ke RS Sartika Asih di Jalan Moh. Toha Kota Bandung dengan menggunakan ambulans dan dikawal ketat oleh kendaraan taktis polisi.

"Setelah negosiasi tidak berhasil, pelaku dilumpuhkan dengan tembakan, saat ini kondisinya kritis," ujar Kabid Humas Polda Jawa Barat Yusri Yunus, di lokasi kejadian.

Diberitakan sebelumnya, sebuah ledakan terjadi di sekitar Kantor Kelurahan Arjuna Kecamatan Cicendo Kota Bandung, Senin 27 Februari 2017 sekitar pukul 9.00 WIB. Yusri menuturkan, saat kejadian ada dua orang yang diduga terkait dengan ledakan. Satu orang melarikan diri dengan menggunakan sepeda motor, sedangkan satu orang lagi masuk ke dalam Kantor Kelurahan. Saat kejadian, sejumlah staf Kelurahan kemudian keluar kantor, sedangkan pria yang dimaksud naik ke lantai dua. 

Yusri menambahkan, beberapa saat setelah masuk, pelaku sempat melakukan pembakaran serta diduga sempat menimbulkan ledakan berdaya rendah. Selanjutnya petugas berupaya melakukan negosiasi. Hanya saja, langkah itu tidak membuahkan hasil. Petugas selanjutnya menggunakan asap untuk membuat pelaku keluar. Dia kemudian berjalan ke lantai satu. Di situlah dia disergap dan dilumpuhkan.

Berikut adalah video dari Galamedianews saat penangkapan dilakukan:

***

Editor: Joko Pambudi


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X