Rabu, 3 Juni 2020

Walhi Jabar Khawatir Anggaran Besar untuk Citarum tak Selesaikan Masalah

- 29 Desember 2016, 12:33 WIB

BANDUNG, (PR).- Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Jabar khawatir anggaran yang besar yang digelontorkan pemerintah untuk program konservasi Citarum tidak menyelesaikan persoalan lingkungan di Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum. Jangan sampai anggaran besar hanya habis untuk mengangkut sampah.

Hal itu disampaikan Direktur Eksekutif Walhi Jabar Dadan Ramdan menanggapi anggaran pemerintah pusat untuk untuk konservasi Citarum dan Cimanuk tahun 2017 yang mencapai Rp 280 miliar. "Takut pemborosan, rawan peyelewengan. Takut banyak kegiatan dobel, khawatirnya tidak menjawab persoalan sesungguhnya," katanya, Kamis, 29 Desember 2016.

Ia mengatakan, sebelumnya pemerintah telah membuat pola dan rencana pengelolaan sumber daya air Citarum. Dokumen itu berada di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. Di dokumen tersebut, telah dijabarkan persoalaan di Citarum terkait konservasi, pendayagunaan air, serta pengendalian kerusakan.   

"Harusnya rencana dan program itu harus menjawab persoalan itu," katanya.

Meski belum melakukan pemeriksaan mendetil program Citarum Bestari, Dadan berpendapat, program itu hanya fokus pada pengangkatan sampah dari sungai. Sementara pemberian sanksi kepada pelaku pencemaran belum tersentuh.

Pemprov jabar memberi alokasi anggaran yang besar untuk program Citarum-Bestari">Citarum Bestari. Berdasar dokumen pelaksanaan alokasi anggaran BPLHD, program ini dianggarkan Rp 90 miliar pada 2015 dan meningkat menjadi Rp 120 miliar pada 2016. 

Ia mengatakan, di luar program Citarum-Bestari">Citarum Bestari, Pemprov Jabar belum memberi komitmen anggaran yang cukup untuk program lingkungan hidup. "Anggaran belanja rutin untuk pemulihan dan penanganan lingkungan hidup masih kecil, hanya 0,18 persen dari total belanja APBD di tahun 2016 dan 0,17 persen dari total belanja tahun 2015," tuturnya.***  
 

Editor: Catur Ratna Wulandari


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X