Rabu, 3 Juni 2020

Sepanjang 2016, 18 Jaksa di Jabar Lakukan Pelanggaran

- 27 Desember 2016, 11:37 WIB
KEPALA Kejaksaan Tinggi Jabar, Setia Untung Arimuladi (kedua dari kiri) dalam press gathering di kawasan Jln. Cimanuk, Kota Bandung, Selasa, 27 Desember 2016.*

BANDUNG, (PR).- Sepanjang tahun 2016, tercatat ada sebanyak 18 orang jaksa yang dijatuhi sanksi hukuman ringan hingga berat karena melakukan tindakan pelanggaran. Pelanggaran yang dimaksud ada yang menyalah gunakan kewenangan ada juga yang indisipliner.

"Kami selalu berkomitmen untuk membersihkan Korps Adhyaksa dari tindakan indisipliner hingga penyalahgunaan wewenang. Sebagai bukti, kami memberikan tindakan hukuman kepada jaksa dan staf yang melanggar," tutur Kepala Kejati Jabar, Setia Untung Arimuladi, dalam press gathering di kawasan Jln. Cimanuk, Kota Bandung, Selasa, 27 Desember 2016.

Mantan Kapuspenkum Kejagung RI itu menambahkan, sepanjang 2016 ini dari 1.560 orang pegawai kejaksaan di Jabar, sebanyak 18 jaksa dan 5 staf TU yang kedapatan melakukan pelanggaran. Mereka dijatuhi hukuman ringan, sedang dan berat.

"Periode Januari hingga Desember 2016 ini, ada 7 jaksa yang dikenakan hukuman ringan, 5 jaksa dan 3 staf diberi sanksi sedang dan 6 jaksa serta 2 staf tata usaha yang dijatuhi hukuman berat," kata Untung.

Jumlah tersebut, ujarnya, menurun dibandingkan tahun sebelumnya. Dengan kata lain, Untung mengklaim hal itu memperlihatkan fungsi pengawasan secara preventif berjalan dengan baik.

Lebih lanjut Untung menyatakan, untuk sanksi hukuman berat yang dijatuhkan bisa berupa pemberhentian sementara sebagai PNS atau pembebasan sebagai fungsional jaksa

"Jadi jenis hukuman yang diberikan disesuaikan dengan perbuatan yang dilakukan, seperti penyalahgunaan wewenang, perbuatan tercela atau indisipliner lain. Kalau hukuman berat, bisa dicopot jabatan fungsionalnya sebagai jaksa dan hanya jadi staf tata usaha biasa. Kalau sanksi ringan dan sedang, bisa berupa penurunan pangkat dan penundaan kenaikan gaji secara berkala," kata Untung yang saat itu didampingi para asistennya.***

Editor: Yedi Supriadi


Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X