Jumat, 5 Juni 2020

Jaksa Kejati Jabar Ditangkap

- 1 Desember 2016, 16:57 WIB

BANDUNG, (PR).- Seorang jaksa berinisial AP yang bertugas di Kejaksaan Tinggi Jawa Barat diamankan oleh tim saber pungli Kejati Jabar. Jaksa tersebut diduga menakut-nakuti masyarakat untuk meminta sejumlah uang. "Memang ada oknum jaksa yang diamankan, sekarang sedang dilakukan pemeriksaan intensif oleh tim," ujar Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Barat Setia Untung Arimuladi kepada wartawan Kamis 1 Desember 2016 malam di Gedung Kejati Jabar. Dalam kesempatan tersebut Untung pun mengungkapkan kronologis kejadian diamankannya oknum jaksa oleh tim Saber Pungli Kejati Jabar. Menurut Untung, Kejati Jabar menerima informasi dari masyarakat melalui hotline call center Kejati Jabar ke nomor telefon 0817200557. Masyarakat tersebut menginformasikan ada dugaan oknum jaksa yang meminta uang dengan cara menakut-nakuti seseorang. Atas dasar informasi tersebut, Untung, selaku Kajati Jabar memerintahkan Asisten Pengawasan (Aswas) Kejati Jabar, dibantu Asintel dan Aspidsus Kejati Jabar untuk mengecek kebenarannya di lapangan. Kemudian pada Kamis 14.30 WIB, tim meluncur ke Jalan LL RE Martadinata Kota Bandung. "Sebagaimana informasi dari masyarakat, mobil yang diduga ditumpangi oleh oknum jaksa tersebut diikuti sampai masuk kantor sini (kantor Kejati Jabar)," ujarnya. Kemudian jaksa berinisial AP tersebut dimintai keterangannya oleh tim. "Sesuai dengan kode etik jaksa dan Peraturan Pemerintah 53 th 2010 tentang disiplin Pegawai Negeri Sipil, saat ini yang bersangkutan sedang dilakukan klarifikasi untuk dicek kebenarannya," katanya. Menurut Untung, hasil pemeriksaan itu sendiri belum bisa disimpulkan karena masih berproses, namun kalau memang ditemukan bukti dan fakta bahwa informasi itu benar adanya dugaan yang bersangkutan menakut nakuti, maka yang bersangkutan harus dikenai sanksi sesuai dengan aturan berlaku. "Jadi saya tekan kan kepada masyarakat, adaikata ada yang merasa ditakut takuti aparat kejaksaan, segera lapor ke hotline tadi," ujarnya. Menurut Untung, mereka jelas telah berkomitmen bahwa Kejati Jabar akan menertibkan oknum-oknumnya. Jaksa AP, kata dia, dalam aksinya tidak dalam menangani kasus. "Tidak ada kasus, hanya menakut nakuti."***

Editor: Yedi Supriadi


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X