Minggu, 29 Maret 2020

Sariban: Kesadaran Lingkungan Warga Kota Bandung Rendah

- 26 November 2016, 15:57 WIB
PEGIAT lingkungan, Sariban (kanan) didampingi Bupati Tasikmalaya Uu Ruzhanul Ulum (kiri) mengungkapkan pandangannya tentang lingkungan pada acara Setahun Gerakan Hejo dan Hari Pohon dengan tema Save Jabar

BANDUNG, (PR).- Kesadaran warga Kota Bandung memelihara lingkungan sekitar yang masih rendah menjadi salah satu penyebab banjir. Warga Kota Bandung memganggap masalah kebersihan lingkungan menjadi tanggungjawab pemerintah daerah. ”Peristiwa banjir yang melanda Kota Bandung beberapa kali seharusnya membuat warga kota (Bandung) menyadari tapi tetap saja masih banyak warga yang membuang sampah sembarangan padahal penyebab banjir di Kota Bandung ini, salah satunya adalah sampah,” ujar pegiat lingkungan, Sariban. Sariban menyampaikan hal itu pada peringatan Hari Pohon dan Setahun Gerakan Hejo bertajuk Save Jabar ”Terbukti Jawa Barat Darurat Lingkungan”, Sabtu 26 November 2016 di Bale Gede Julang Ngapak Alam Santosa, Jalan Pasir Impun Atas 5A,Desa Cikadut, Kecamatan Cimenyang, Kabupaten Bandung. Banjir yang melanda Kota Bandung, menurut Sariban, seharusnya menjadi cerminan masyarakat untuk memiliki tanggungjawab menjaga lingkungan. Kebiasaan masyarakat mempercayakan penanganan sampah pada petugas kebersihan membuat masyarakat malas. ”Ketika saya datang ke Kota Bandung, di Masjid Agung Bandung, banyak orang yang membawa sandal dan sepatu ke dalam masjid tapi setelah keluar masjid, sampah kantong plastik dibuang begitu saja. Saat saya berteriak-teriak mengingatkan malah dianggap gila tapi saya tidak marah dan memang merasa gila, tapi gila kebersihan,” ujar Saribans eraya disambut tepuk tangan yang riuh. Bila jemaah menyadari bahwa kebersihan sebagian dari iman, pasti tidak akan ada umat Islam yang membuang sampah sembarangan. ”Karenanya, saya mengingatkan, annadzhafatu minal iman. Kebersihan itu bagian dari iman,” ujar Sariban. Menurutnya, sepenjang kerusakan lingkungan di kawasan Bandung Utara masih terjadi dan belum diperbaiki, banjir akan terus melanda Kota Bandung. Bahkan, banjir seperti di Jalan Pasteur dan Pagarsih serta daerah lainnya akan menjadi peristiwa rutin setiap musim penghujan kalau sampah masih dibuang sembarangan.***


Editor: Retno Heriyanto

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X