Pemkot Bandung Tegaskan Kantor Pemasaran Kondotel di Ledeng Ilegal

- 18 Oktober 2016, 07:58 WIB

BANDUNG, (PR).- Kantor pemasaran dan kegiatan pembuatan akses jalan ke lokasi bakal kondotel, Ledeng, dipastikan ilegal. Pemkot Bandung segera membuat surat penghentian pekerjaan. “Sudah pasti ilegal. Belum ada satu izin pun yang turun. Semua masih berupa rekomendasi. Hari ini kita siapkan surat penghentian pekerjaan,” ujar Kepala Dinas Tata Ruang dan Cipta Karya Kota Bandung Maryun Sastrakusumah, Selasa 18 Oktober 2016 siang. Ia menegaskan, para petugas Distarcip sudah mengecek langsung bangunan dan aktivitas pekerjaan di Jalan Cipaku Indah XI, Ledeng. Tidak akan ada toleransi yang akan diberikan untuk setiap pelanggaran perizinan. Maryun menyatakan, setiap bangunan baru dan kegiatan pembuatan akses jalan atau pematangan lahan harus mengantongi izin yang dikeluarkan oleh Badan Pelayanan Perizinan Terpadu Kota Bandung. “Besok kami lakukan penyegelan pekerjaan. Silakan beraktivitas lagi kalau izin sudah turun,” ujarnya. Belum adanya izin untuk segala kegiatan terkait kondotel disampaikan Kepala Bidang Perizinan II Badan Pengelola Perizinan Terpadu Kota Bandung Darto AP. Menurut dia, belum ada satu izin pun yang keluar untuk semua aktivitas terkait pendirian kondotel, mulai dari pematangan lahan sampai IMB. “PR” memantau lokasi kantor pemasaran yang berada di Jalan Cipaku Indah XI, Selasa siang. Bangunan berwarna berdinding putih tersebut terlindung oleh deretan pagar seng. Beberapa lelaki berkerumun di pinggiran jalan. “Ada arahan dari atasan, maaf, wartawan tidak diperbolehkan masuk. (Bangunan) Hanya untuk petugas dan konsumen saja,” kata Dadang, orang yang mengaku dipercayai menunggui lokasi kantor pemasaran tersebut. Menurut Dadang, tidak ada pejabat dari atasan yang bisa ditemui di lokasi tersebut. Mereka sesekali saja datang ke Bandung.***

Editor: Tri Joko Her Riadi


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X