Sabtu, 28 Maret 2020

Sepasang Surili Jawa Dilepasliarkan

- 7 September 2016, 07:39 WIB
GUBERNUR Jawa Barat Ahmad Heryawan memegang seutas tali yang terhubung ke kandang sepasang Surili Jawa yang dilepasliarkan di Cagar Alam Situ Patenggang Kabupaten Bandung, Rabu (7/9/2016). *

SOREANG, (PR).-Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan yang juga Ketua Umum PB PON Jawa Barat XIX/2016, melepasliarkan sepasang Surili Jawa (Presbytis comate) di Cagar Alam Situ Patenggang, Rabu (7/9/2016). Pelepasliaran Surili itu merupakan rangkaian kegiatan PON 2016 yang akan dihelat pada September 2016 ini. Surili menjadi maskot PON kali ini yang diberi nama Lala dan Lili. Menurut Heryawan, jumlah populasi surili saat ini terus berkurang dan hampir punah. Bahkan, sejak 1988 lalu, IUCN (International Union for Conservation of Nature and Natural Resources, Badan Internasional untuk konservasi alam) memasukan Surili ke dalam status terancam punah atau status apendik I. “Terdapat 25 primata asal Indonesia yang hampir punah. Salah satunya yakni Surili,” kata Heryawan. Oleh karena itu, dia berharap ajang PON 2016 Jabar bukan hanya untuk kemajuan olah raga semata, melainkan juga menjadi upaya dalam menyelamatkan hewan langka tersebut. “PON tidak semata-mata olah raga, tapi harus bernilai budaya, lingkungan, dan pelestarian,” ungkap dia. Melalui ajang PON 2016 ini, lanjut gubernur, dirinya berharap bisa mengajak masyarakat untuk menjaga kelestarian satwa langka khususnya Surili yang hanya ada di Jawa Barat. “Mudah-mudahan warga jadi sadar, ini dilindungi, sehingga tidak boleh ada penjualan, perburuan. Termasuk untuk alasan kesehatan. Itu mitos. Tidak benar,” tutur dia. Dalam kegiatan itu, gubernur melepasliarkan sepasang Surili itu dari atas perahu yang ditumpanginya bersama rombongan PB PON Jawa Barat lainnya. Gubernur menarik seutas tali yang terhubung ke kandang sepasang Surili tersebut. Ketika tali itu ditarik, kandang pun terbuka dan sepasang Surili itu pun langsung menuju ke dalam hutan melompat dari pohon ke pohon.***


Editor: Ecep Sukirman

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X