Bus Damri Tiba Lima Menit Sekali

- 10 Juni 2016, 02:46 WIB

BANDUNG, (PR).- ‎Calon penumpang tidak lagi harus menunggu bus Damri sampai 30 menit. Bus Damri dijadwalkan akan ada 5 menit sekali di shelter selama masa uji coba, 15-29 Juni 2016. Bus berada di shelter selama 2 menit. General Manajer Damri cabang Bandung, ‎Indra Darmawan, mengatakan penjadwalan 5 menit sekali diberlakukan untuk 3 dari 5 rute Damri. "Cicaheum-Cibeureum, Cicaheum-Leuwipanjang, dan Cibiru-Kebon Kalapa," ujar Indra di Balai Kota Bandung, Kamis 9 Juni 2016. Sementara rute Ledeng-Leuwipanjang dan Dipatiukur-Leuwipanjang belum dijadwalkan karena administrasi penyiapan angkutan belum selesai. Tak hanya penjadwalan yang ketat, penumpang juga akan mendapatkan fasilitas kendaraan Damri baru. Damri Bandung, mendapat 165 bus baru dari Pemerintah Pusat. Untuk melayani 5 rute tersebut, digunakan 142 bus. "‎Cicaheum-Cibeureum 23 bus, Cibiru-Kebon Kalapa 24 bus, Cicaheum-Leuwipanjang 23 bus," tutur dia. Pihak Damri menarik 80 bus Damri lama dari Kota Bandung untuk didistribusikan ke daerah lain seperti Ponorogo, Jawa Timur. ‎‎Indra menambahkan Damri akan mengangkut calon penumpang yang menunggu di shelter. Awak bus tidak akan melayani mereka yang memberhentikan bus di ruas-ruas jalan. "Kalau di sembarangan tempat, kami tidak akan berhenti, dijamin. Ada 35 petugas yang mengawasi," kata dia. Saat ini, bus Damri baru berwarna biru telah diterima pihak Damri Bandung. Satu bus Damri menampung sampai 80 penumpang. Kapasitas tempat duduk 30 dan kapasitas berdiri 50. Sementara untuk tarif, menurut Indra, sesuai dengan yang berlaku saat ini yakni Rp 4.000 - Rp 5.000. ‎Jam operasional Damri dimulai pukul 5.00 - 21.30 di halte terakhir. "Kondisi Kota Bandung semakin padat. Kalau tidak diatur, makin rumit. Ini juga sebagai upaya menciptakan angkutan perkotaan sesuai dengan standar BRT (bus rapid transit)," ujar dia. Selama masa uji coba, pengelola Damri dan Dinas Perhubungan Kota Bandung akan menghitung ketidakcocokan jadwal dengan jam tiba di shelter. Ketidakcocokan itu sebagai bahan evaluasi dalam penyusunan jadwal selanjutnya. Terkait penyelarasan dengan bus Trans Metro Bandung, menurut Kepala Dinas Perhubungan Kota Bandung Didi Ruswandi, TMB akan mengisi jadwal kosong Damri. "Setelah Damri final, kita isi yang kosong," kata dia. TMB ‎masih belum bisa menjadi moda transportasi publik yang dominan karena jumlah TMB masih terbatas. Rute Cicaheum-Cibeureum misalnya, dilayani 10 bus. ‎Menyinggung jumlah shelter bus yang belum memadai, Didi mengatakan akan dibuat pemberhentian bus (bus stop) seperti rambu lalu lintas di trotoar. "Jadi tetap harus menyetop di pemberhentian," kata dia.***

Editor: Amaliya


Tags

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X