Bantu Pasarkan Produk Warga, BNPB Dampingi Kelompok Terdampak Bencana di Indonesia

- 10 September 2021, 15:41 WIB
Produk UMKM atau komunitas usaha masyarakat yang terdampak bencana, yang dibantu pemasarannya oleh BNPB.
Produk UMKM atau komunitas usaha masyarakat yang terdampak bencana, yang dibantu pemasarannya oleh BNPB. /Pikiran Rakyat/Novianti Nurulliah

PIKIRAN RAKYAT - Tak hanya menangani bencana, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), turut mendampingi pelaku UMKM atau komunitas usaha masyarakat, yang terdampak bencana untuk bangkit kembali, melalui Kelompok Pemulihan Ekonomi Pasca-Bencana.

Setidaknya ribuan warga terdampak bencana masif di Indonesia telah didampingi BNPB, yang bekerja sama dengan kalangan akademisi, untuk assessmen pelaku usaha, hingga mereka dapat berproduksi usai diluluhlantakkan bencana.

Kasubdit Pemulihan dan Peningkatan Sosial BNPB, Tri Hartatiningsih mengatakan, pihaknya telah melakukan pendampingan kelompok pelaku usaha, yang terdampak bencana alam sejak 2016 lalu. 

Yang mereka akomodir adalah para pelaku usaha yang terkena bencana masif, di mana semua sektor mulai dari infrastruktur, pendidikan, sosial ekonomi terkena kerusakan bencana alam yang terjadi.

Baca Juga: Cek Fakta: Anies Baswedan Dikabarkan Kena Bogem Mentah Luhut Pandjaitan Usai Kasus Holywings, Simak Faktanya

"Sebut saja, kalau Jawa Barat itu di antaranya longsor di Cisolok Kabupaten Sukabumi, yang terjadi pada 2018 lalu. Dalam pemulihan pasca bencana kami dampingi para pelaku kelompok usaha sesuai dengan sumber dayanya. Di sana itu ada gula aren semut," ucap dia saat ditemui di stand pameran BNPB dalam Bandung Ide Craft 2021 di Braga City Walk Bandung, Jumat, 10 September 2021.

Lainnya, mereka pun melakukan pendampingan bencana masif di Palu, Lombok (NTB), Sulawesi Selatan dan Selat Sunda. Beberapa perguruan tinggi yang turut mendampingi di antaranya, Universitas Hasanuddin (Sulsel), Universitas Tadulako (Sulteng), Universitas Mataram (NTB), Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Banten), Institut Pertanian Bogor (Jawa Barat), Universitas Lampung (Lampung), Universitas Bengkulu (Bengkulu) dan Universitas Jenderal Sudirman (Jawa Tengah).

Setelah pendampingan, kata dia, pihaknya pun membantu pemasaran produk warga. Di antaranya dengan mengikuti berbagai pameran seperti saat itu. 

Baca Juga: ‘Penerima’ Bansos Diminta Lucuti Perhiasan, Semua Emas pun Digondol Pegawai Kecamatan Gadungan

Di mana Direktorat Pemulihan Peningkatan Sosial Ekonomi dan SDA, Deputi Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi, berpartisipasi dalam pameran “Bandung Ide Craft 2021”. Pameran nasional produk unggulan daerah dan ekonomi kreatif ini digelar selama  tiga hari, 10-12 September, di Braga City Walk, Kota Bandung, Jawa Barat.

Halaman:

Editor: Gita Pratiwi


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X