Selasa, 18 Februari 2020

Begini Cara Pemkot Merawat Taman Kota

- 4 Maret 2016, 10:15 WIB
TAMAN Dewi Sartika, Kota Bandung.*

BANDUNG, (PRLM).- Taman perlu dirawat agar keindahannya bertahan lama. Dinas Pemakaman dan Pertamanan yang bertanggung jawab memelihara taman di Kota Bandung membagikan cara merawat tanaman agar taman Anda terpelihara baik. Hal paling penting dari pemeliharaan tanaman adalah pengairan. Pada dasarnya semua tanaman membutuhkan air. Air merupakan salah satu syarat terjadinya fotosintesa. Kadar air yang diperlukan setiap tanaman berbeda-beda. "Idealnya menyirami tanaman itu dua kali sehari, pagi dan sore," kata Dinas Pemakaman dan Pertamanan Arif Prasetya, Jumat, 4 Maret 2016. Gulma yang ada di sekitar tanaman harus dibersihkan setidaknya dua minggu sekali. Pembersihan gulma atau yang biasa disebut dengan pendaringan ini penting agar pertumbuhan tanaman tidak terganggu. Tanaman juga perlu dipangkas jika tumbuhnya sudah melebihi area yang tersedia. Pemangkasan juga diperlukan untuk menjaga agar beban tanaman tidak terlalu berat. Pemangkasan bisa dilakukan sekali sebulan. Agar tanaman mendapatkan nutrisi yang cukup, perlu dilakukan pemupukan setidaknya dua bulan sekali. "Terakhir pengendalian hama. Frekuensinya tergantung ada tidaknya hama. Kalau kondisi wajar, bisa dilakukan tiga bulan sekali," ujarnya. Menurut Arif, keindahan taman juga bergantung pada perilaku manusia. Pengalamannya mengelola taman di Kota Bandung, salah satu sumber kerusakan taman terbesar adalah tingkah laku manusia. "Ingin foto seolah-olah berada di antara tanaman, fotonya di tengah-tengah taman. Tanaman jadi diinjak-injak," katanya. Jalan inspeksi yang seharusnya digunakan untuk petugas merawat tanaman sering digunakan sebagai tempat berfoto. Akhirnya tanaman harus diganti sebelum waktunya karena sudah rusak. "Banyak yang menyepelekan tanaman. Dikiran harganya murah. Padahal cukup mahal, apalagi jumlahnya banyak," kata Arif. Ia mencontohkan, satu kantong polybag tanaman perdu ukuran kecil harganya sekitar Rp 5.000. Di Taman Teras Cikapayang saja terdapat sekitar 15.000 kantong tanaman. Biaya keseluruhan untuk pengadaan tanamannya saja perlu sedikitnya Rp 75 juta. "Sayang kan kalau dirusak," ujarnya. (Catur Ratna Wulandari)***


Editor: Catur Ratna Wulandari

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X