Mereka Berusaha Bertahan Meski Kehilangan Penghasilan #rakyatpeduli

- 23 Juli 2021, 17:35 WIB
ilustrasi PPKM Darurat di Kota Bandung. Sejumlah pedagang rela tak berpenghasilan selama PPKM Darurat, namun kini itu terlampau lama, tak ada lagi uang di tabungan.
ilustrasi PPKM Darurat di Kota Bandung. Sejumlah pedagang rela tak berpenghasilan selama PPKM Darurat, namun kini itu terlampau lama, tak ada lagi uang di tabungan. /Antara Foto/Novrian Arbi

PIKIRAN RAKYAT - Keringat dingin mengucur dari dahi mengalir ke pipi hingga dagu dari Agung (29) yang berjanggut tebal.

Wajahnya pun berubah jadi murung, padahal dia baru saja kembali berdagang setelah sebelumnya libur panjang karena penutupan jalan.

"Ieu adonan batagor kumaha padahal geus nyetok jang tilu poeun (Ini adonan batagor harus diapakan padahal sudah dibuat untuk tiga hari ke depan‎)," katanya saat baru mendengar kabar adanya PPKM Darurat beberapa waktu lalu.

Agung pun lalu bersiap-siap hari itu juga, modal untuk berjualan pun terpaksa 'dihanguskannya' dan pulang tidak bawa uang.

Baca Juga: Ramal Nasib Ivermectin Akan Sama Seperti Klorokuin, Pakar: Tak Pakai Akal Sehat

Meski begitu, sebelumnya dia goreng dulu seluruh adonan batagor tersebut dan dibagikannya kepada mereka yang berada di Jalan Asia Afrika.

"Daripada mubazir, sekaligus saya cuma mau izin pamit pulang dulu untuk beberapa waktu ke depan. Padahal kemarin-kemarin dah mulai ada yang beli lagi, tapi katanya corona naik lagi, jadi terpaksa ada semacam PSBB lagi, pak. Jadi saya pulang dulu saja ke Ciparay," kata Agung yang berjualan batagor di gang kecil di pinggiran Jalan Asia Afrika, Kota Bandung beberapa waktu silam.

Hari berganti hari, akhirnya setelah sebelumnya PPKM diperpanjang hingga Minggu 25 Juli 2021, Agung pun kembali ke lapaknya.

Alasannya, cuma karena dia sudah benar-benar kehabisan uang. Tersisa untuk modal berjualan selama dua hari saja.

Halaman:

Editor: Mahbub Ridhoo Maulaa


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X