Saung Angklung Udjo Bandung Terancam Tinggal Sejarah, Dulu Langganan Turis Mancanegara

- 21 Januari 2021, 09:22 WIB
Salah satu penampilan angklung di Saung Angklung Udjo, Padasuka, Bandung, di masa pandemi. /Instagram.com/@angklungudjo

PIKIRAN RAKYAT - Hampir sepuluh bulan terakhir selama pandemi Covid-19, aktivitas di Saung Angklung Udjo (SAU) meredup. 

Jika biasanya tamu datang silih berganti, setiap hari, kondisinya kini tak lagi demikian. 

Berbagai pertunjukan maupun latihan seni budaya yang ditingkahi tawa dan keceriaan anak-anak, tamu, serta para seniman, kini penyelenggaraannya hanya bisa dihitung dengan jari.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Saung Angklung Udjo (@angklungudjo)

  Baca Juga: Profil Martin Odegaard, Pemain Incaran Arsenal dari Real Madrid untuk Gantikan Mesut Ozil

Data resmi yang dikutip dari SAU menyebutkan, jumlah kunjungan wisatawan ke SAU pada 2019 sebanyak 246.098 orang, dengan total pertunjukan sebanyak 1.432 kali dalam setahun yang dihitung  rata-rata tiga sampai empat kali dalam sehari. 

SAU menutup total pertunjukan mulai 14 Maret 2020, dan dibuka kembali pada tanggal 14 Juni 2020 dengan jumlah kunjungan yang menurun drastis.

"Jika tidak ada perubahan sampai akhir bulan ini, Saung Angklung Udjo terpaksa tinggal sejarah, kami harus tutup," ucap Direktur Utama SAU, Taufik Hidayat Udjo, ketika berbincang dengan Pikiran Rakyat, Senin, 20 Januari 2021 petang.

 Baca Juga: Indonesia Rencanakan Bidik La Fayette Class, Kapal Perang Siluman yang Sulit Terdeteksi Radar

Pandemi Covid-19 yang berlangsung sejak Maret 2020, disebutkan Taufik melahirkan dampak yang luar biasa bagi SAU. 

Halaman:

Editor: Gita Pratiwi


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X