Ketua PDIP Jawa Barat Sebut Wali Kota Cimahi Tak Makan Uang Rakyat, Ajay Tergelincir di Jalan Rata

- 28 November 2020, 18:20 WIB
Ketua DPD PDIP Jawa Barat Ono Surono. /Instagram.com/@ono.surono

PIKIRAN RAKYAT - Ketua DPD PDIP Jawa Barat  Ono Surono mengakui ditangkapnya Ajay Muhammad Priatna oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Jumat kemarin, menjadi duka bagi PDIP Jabar. 

Ajay Muhammad Priatna adalah Wali Kota Cimahi, yang juga menjabat Ketua DPC PDIP Cimahi.

Ia ditangkap, jadi tersangka, dan ditahan KPK atas dugaan penerimaan suap perizinan RSU Kasih Bunda.

 Baca Juga: Link Live Streaming TV Online Man City vs Burnley, The Citizen Dapat Angin Segar

Namun demikian, pihaknya menyerahkan proses hukum pada aparat yang berwenang dan tidak akan memberikan advokasi untuk politisi asal PDIP tersebut. 

"PDIP tidak pernah kenal advokasi untuk pelaku tersangka korupsi, jadi selama ini tidak ada dan tidak pernah ada advokasi," ujar Ono saat dihubungi Pikiran-rakyat.com, Sabtu, 28 November 2020.

Dengan kasus tersebut, Ono menuturkan, permasalahan Ajay itu bukan terkait  APBD, tidak terkait dengan proyek negara, tidak terhubung dengan uang rakyat. Ajay terlibat dalam hal pembangunan RS swasta.

 Baca Juga: Rencana Pernikahan Aurel-Atta Halilintar di Depan Mata, Krisdayanti: Gak Harus Dipaksakan Nikah Muda

"Sehingga catatan saya bagi kepala daerah baik PDIP dan semua, masalah Pak Ajay ini harus menjadi pelajaran, bahwa terkait dengan permainan proyek itu ya harus didudukkan pada peraturan perundang-undangan yang ada," ucap dia. 

Namun, kata dia, sebagai kapasitas wali kota memberikan kebijakan selalu ada implikasinya. 

Halaman:

Editor: Gita Pratiwi


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X