Pikiran Rakyat
USD Jual 14.020,00 Beli 14.118,00 | Sebagian cerah, 30.2 ° C

Coworking Space Braga Kota Bandung Diresmikan, Karees dan Sukajadi Menyusul

Tri Joko Her Riadi
WISATAWAN berjalan melewati Map Wisata Jalan Braga, Kota Bandung, Minggu 10 November 2019. Peta Wisata Braga menunjukan beberapa destinasi wisata kawasan Braga seiring diresmikannya Kampung Kreatif, Coworking Space dan Braga fest sehingga diharapkan mampu memberikan kemudahan bagi wisatawan yang ingin menikmati kawasan tersebut.*/ADE BAYU INDRA/PR
WISATAWAN berjalan melewati Map Wisata Jalan Braga, Kota Bandung, Minggu 10 November 2019. Peta Wisata Braga menunjukan beberapa destinasi wisata kawasan Braga seiring diresmikannya Kampung Kreatif, Coworking Space dan Braga fest sehingga diharapkan mampu memberikan kemudahan bagi wisatawan yang ingin menikmati kawasan tersebut.*/ADE BAYU INDRA/PR

BANDUNG, (PR).- Wali Kota Bandung Oded M. Danial meresmikan ruang kerja bersama (coworking space) pertama di masa pemerintahannya di RW 8 Kelurahan Braga, Minggu 10 November 2019 siang. Yang lebih penting dari peresmian adalah keseriusan pemerintah merawat kelangsungan beragam kegiatan warga yang dirintis di sana, mulai dari pelatihan melukis hingga kursus menjahit.

Ruang kerja bersama di RW 8 berada di tengah permukiman padat di belakang Jalan Braga yang terkenal sebagai destinasi wisata. Gedung bekas sekolah tersebut selama ini difungsikan warga sebagai Balai RW tempat melangsungkan beragam kegiatan, mulai dari rapat hingga pesta pernikahan.

Dua pekan sebelum diresmikan Oded, datang 11 unit mesin jahit konveksi bersumber dana tanggung jawab sosial korporasi (CSR) PT. Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk. (PT. Wege). Pelatihan untuk warga digelar setiap Sabtu siang.

“Kami senang menjadi lokasi program pemerintah ini. Namun kami juga meminta agar ada jaminan keberlanjutan pelatihan-pelatihan di sini. Sebaiknya ditunjuk orang yang bertanggung jawab di sini untuk mengatur itu semua,” kata Ketua RW 08 Kelurahan Braga Imam Sadikin, ditemui setelah peresmian.

Menurut Imam, keberadaan penanggung jawab ruang kerja bersama akan membantu warga mendapatkan dampak positif keberadaannya secara maksimal. Dengan pengelolaan yang baik, warga dari lain RW juga dapat mengambil manfaat.  

Elpina (45) merupakan salah satu warga RW 08 Braga yang mengikuti pelatihan menjahit. Ada sekitar 30-an ibu rumah tangga lain yang mengikuti pelatihan yang sama. Elpina mengaku senang memperoleh peluang menguasai keterampilan baru.

“Saya tentu senang bisa berlatih menjahit. Siapa tahu ini bisa jadi bekal untuk menambah penghasilan kan? Tapi ya tentu latihannya harus banyak dan sering,” ucap ibu satu anak tersebut.

WISATAWAN berjalan melewati Map Wisata Jalan Braga, Kota Bandung, Minggu 10 November 2019. Peta Wisata Braga menunjukan beberapa destinasi wisata kawasan Braga seiring diresmikannya Kampung Kreatif, Co-Working Space dan Braga fest sehingga diharapkan mampu memberikan kemudahan bagi wisatawan yang ingin menikmati kawasan tersebut.*/ADE BAYU INDRA/PR

Wali Kota Bandung Oded M. Danial menyatakan, pembentukan ruang kerja bersama merupakan langkah awal menuju kemandirian warga. RW 08 Braga memiliki potensi besar karena berada di kawasan wisata yang strategis. Ia berharap agar warga dapat menangkap peluang tersebut.

“Di sini ada kegiatan melukis dan menjahit. Wisatawan nanti bsia dibawa ke sini. Coworking space harus menghadirkan kewirausahaan yang mengembangkan perekonomian dan kemandirian,” tutur Oded.

Lokasi lain

Oded menjelaskan, pembuatan ruang kerja bersama akan dilakukan di titik-titik lain di Kota Bandung. Yang segera menyusul, di antaranya adalah Sukajadi dan Karees. Oded berharap agar ruang serupa dibangun di setiap wilayah di Kota Bandung.

“Yang terpenting sekarang, masyarakat kita bina agar memiliki kemandirian. Kalau usaha berkembang dan layak mendapatkan bantuan modal, kenapa tidak?” ucapnya.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Bandung Kenny Kaniasari menyatakan, pembuatan ruang kerja bersama mestinya dilihat para pelaku usaha wisata sebagai peluang. Ada rute perjalanan baru yang bisa ditawarkan kepada para pengunjung.

“Kami berharap agar para pelaku usaha wisata menyambar peluang ini, misalnya, dengan membuat rute-rute perjalanan wisata baru. Braga ini kan kawasan wisata. Lalu (ruang kerja bersama) yang kita siapkan di Cigadung juga sangat menarik untuk dijadikan daya tarik baru wisata,” katanya.***

Bagikan: