Pikiran Rakyat
USD Jual 14.032,00 Beli 14.130,00 | Sedikit awan, 23.1 ° C

Hujan Disertai Angin, Atap Stadion Sepak Bola Sport Jabar di Arcamanik Bandung Roboh Timpa Arena Voli Pasir

Mochammad Iqbal Maulud
SUASANA di Stadion Sepak Bola Sport Jabar yang atapnya roboh menimpa arena voli pasir di depannya pada Sabtu 9 November 2019.*/MOCHAMAD IQBAL MAULUD/PR
SUASANA di Stadion Sepak Bola Sport Jabar yang atapnya roboh menimpa arena voli pasir di depannya pada Sabtu 9 November 2019.*/MOCHAMAD IQBAL MAULUD/PR

BANDUNG, (PR).- Diterjang angin puting beliung selama kurang dari satu menit, atap stadion sepak bola Sport Jabar sepanjang 500 meter roboh. Bahkan sebagiannya terlempar hingga sekira 50 meter ke depannya menimpa mess lapangan voli pasir.

"Mulanya ada hujan yang tiba-tiba besar sekira pukul 14.15 ‎saya sedang berjaga di lapangan voli pasir. Lalu karena hujan semakin membesar saya langsung mendatangi lapangan sepak bola sekira pukul 14.30, karena di sana ada yang latihan marching band, agar latihan segera dihentikan," kata Yudi (37) sekuriti dari Sport Jabar di lokasi, tepatnya di Jalan Pacuan Kuda, Kota Bandung pada Sabtu, 8 November 2019.

Setelah itu kata Yudi tiba-tiba ada kabut gelap sekira pukul 14.50 hanya dalam satu menitan kurang, terjadilah angin semacam puting beliung. Akibatnya atap stadion sepak bola sepanjang pintu timur berterbangan hingga salah satunya terlempar hingga ke arena voli pasir.

SUASANA di Stadion Sepak Bola Sport Jabar yang atapnya roboh menimpa arena voli pasir di depannya pada Sabtu 9 November 2019.*

"‎Beruntung tidak ada kendaraan yang tertimpa oleh atap, karena posisi kendaraan terparkir tidak langsung di bawah atapnya. Korban jiwa pun setelah tadi pencarian tidak ditemukan Alhamdulillah sekali, hanya saja saya masih agak tegang sedikit atas kejadian ini," katanya.

Rivaldi (16) siswa SMKN 15 dari kelompok marching band Gita Pakuan Pemprov Jabar saat kejadian sedang membereskan alat-alatnya. "Ada beberapa orang memang lagi beres-beres, nah, saat hujan besar tersebut tiba-tiba ada suara jatuh, pas saya lihat ke luar ternyata atap roboh," ucapnya.

Rivaldi juga menceritakan saat itu yang tersisa dari kelompok marching band berlarian. "Tapi kita coba menenangkan diri juga, terus mau lari ke mana, karena saat itu jalan keluar terhalang atap-atap yang roboh," katanya.

Rivaldi pun saat diwawancarai masih tampak shocked atas kejadian tersebut, dia bersama dua temannya tampak berjalan dengan agak berat. "Masih lah deg-degan, tapi alhamdulillah gak ada korban, dan kendaraan pun beruntung sebelumnya telah dipindahkan ke lapangan voli pasir. Jadi tidak ada juga yang rusak," katanya.

Tidak ada korban jiwa

Kapolsekta Arcamanik Komisaris Polisi Anang Suhanji saat ditemui di lokasi membenarkan kejadian tersebut.‎ Menurut Anang Polsekta Arcamanik menerima laporan sekira pukul 14.50 hanya beberapa saat setelah kejadian. "Jadi sebelumnya terjadi hujan yang sangat lebat lalu ada semacam puting beliung," katanya.

Akibat hujan dan puting beliung itu lanjut Anang, atap lapangan Dispora Jabar roboh‎, bahkan sampai terlempar ke lapangan voli di depannya. "Alhamdulillah tidak ada korban jiwa yang ada adalah kerugian materiil, hanya saja kerugiannya belum bisa ditaksir," katanya.

Menurut Anang tugasnya di lokasi adalah hanya bersifat pengamanan. Terutama pengamanan dari dampak kejadian tersebut‎. Kepolisian pun memberikan garis pembatas agar warga tidak bebas masuk ke lokasi yang sempat jadi stadion untuk PON Jabar lalu. 

SUASANA di Stadion Sepak Bola Sport Jabar yang atapnya roboh menimpa arena voli pasir di depannya pada Sabtu 9 November 2019.*

Pantauan di lapangan, meski atap stadion sepak bola pintu timur tersebut roboh, tetapi aktivitas tetap berjalan seperti biasa. Bahkan ada warga masyarakat yang masih melakukan jogging di bagian dalam stadion sepak bola tersebut.

Selain itu sejumlah warga pun berdatangan ke lokasi hanya untuk melihat bangunan roboh tersebut dari jauh. Sebagian juga mengabadikan atap roboh tersebut melalui foto dan video.***

Bagikan: