Pikiran Rakyat
USD Jual 14.032,00 Beli 14.130,00 | Sedikit awan, 22.1 ° C

10 Tahun PRFM, Radio Sejuta Reporter Acuan Informasi Kemacetan Hingga Persib Bandung

Mochammad Iqbal Maulud
RADIO PRFM/DOK. PR
RADIO PRFM/DOK. PR

MESKI memiliki kantor yang tidak terlalu luas di Jalan Braga, Kota Bandung, Radio PRFM memiliki reporter yang jumlahnya jutaan, mereka adalah pendengar dan pembacanya.

Pada ulang tahunnya yang ke-10 tahun ini, PRFM sebagai radio ‎terkemuka di Jawa Barat khususnya di Bandung Raya memberi apresiasinya kepada para reporternya tersebut, termasuk instansi pemerintah, aparat penegak hukum, dan para pemangku kebijakan lainnya.

Pemimpin Redaksi PRFM Muhammad Fauzi Abdurrahman Siddiq mengatakan, PRFM tetap‎ konsisten menjalankan fungsinya sebagai radio yang dekat di hati rakyat Jawa Barat.

"Kami telah mengalami kemajuan yang signifikan dibanding saat pertama kali memulainya. Konsep citizen journalism ternyata sangat efektif dalam memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap pentingnya informasi," kata Muhammad Fauzi di Hotel Mercure, di Jalan Lengkong Besar, Kota Bandung, saat acara gala dinner HUT Ke-20 PRFM, Jumat 8 November 2019.

GALA Dinner Ulang Tahun PRFM di Hotel Mercure, Jalan Lengkong Besar, Kota Bandung, Jumat 8 November 2019.*/MOCHAMAD IQBAL MAULUD/PR

Saat berubah nama dari Radio Mustika menjadi PRFM, konsep citizen journalism sempat dirasa asing oleh masyarakat. Meski demikian, pada kenyataanya respons masyarakat ternyata baik.

"Selain mengandalkan laporan masyarakat melalui nomor hotline PRFM, kami juga mengembangkan media sosial yang direspons dengan cepat dan baik. Pada awalnya, lewat Twitter," katanya.

Muhammad Fauzi berkata, “Pada HUT ke-10, kami apresiasi berbagai rekanan yang telah membantu PRFM hingga seperti sekarang, seperti beberapa anggota kepolisian yang selalu mudah untuk dikonfirmasi, selain juga beberapa pejabat struktural yang juga selalu membantu kami," ucapnya.

Hal senada dikatakan Direktur Utama PRFM, Januar P Ruswita. Menurut dia, PRFM tak akan bisa sebesar ini tanpa bantuan para pemangku kebijakan, termasuk reporternya. "Motonya 'Andalah Reporternya' sudah cukup menjelaskan," ucap Januar P Ruswita.

Meski demikian, PRFM masih perlu dikembangkan ke arah yang lebih baik lagi. "Seperti dengan jangkauannya, maupun biro-biro baru PRFM yang masih dirasakan kurang," ucapnya.

Hal itu berimbas terhadap pendengar PRFM yang hanya berada di area Bandung Raya atau daerah lainnya di Purwakarta. "Padahal, kami bisa mengembangkan daerah-daerah lainnya di Jawa Barat. Misanya, ada PRFM Indramayu, Ciamis, atau daerah-daerah lainnya," katanya.

Radio 4.0

Pemimpin Redaksi Pikiran Rakyat Noe Firman Rachmat memuji kehadiran PRFM di tengah-tengah masyarakat pada saat ini.

"PRFM bisa jadi acuan tentang kemacetan, informasinya selalu lebih awal, bahkan untuk tingkat wartawan, PRFM jadi acuan informasi," katanya.

Hal itu terjadi karena aktifnya akun media sosial yang dikelola PRFM, baik dari Instagram, Twitter, Facebook, atay media online lainnya. "Dulu sempat ada usulan radio 2.0. Tapi PRFM tampaknya sudah menjadi radio 4.0," katanya.

Noe Firman berjanji untuk terus meningkatkan sinergitas. "Konvergensi media dan newsroom yang terintegrasi ini adalah model standar media masa depan. Karena itu, perlu terus dikembangkan sesuai perkembangan zaman," ucapnya.

Kiprah PRFM tak hanya sebatas acuan informasi tentang kemacetan jalan maupun peristiwa-peristiwa. Menurut dia, PRFM mampu menjadi sarana penyambung lidah masyarakat dengan instansi dan lembaga pemerintahan.

"Kelebihan PRFM adalah kedekatan emosional dengan instansi atau lembaga pemerintahan. Hampir sama dengan kami di Pikiran Rakyat edisi  cetak dan online. Hanya, PRFM bisa mengkonfirmasi dan langsung diberitakan kepada masyarakat," katanya.

PRFM dan Persib bandung

Pada kesempatan itu, Manajer Persib Bandung Umuh Muchtar memberikan penghargaan kepada Aditya. Aditya merupakan pemain Amputee Footbal yang sempat bermain untuk Persib Junior beberapa waktu lalu.

‎Selain memberikan penghargaan, Umuh Muchtar juga memberikan doa dan dukungan kepada PRFM untuk terus berjaya. "PRFM sebagai radio telah terbukti mengawal akurasi informasi mengenai dunia sepak bola Nasional," katanya.

DIREKTUR Utama PRFM Januar P Ruswita bersalaman dengan Manager Persib Bandung Umuh Muchtar dalam acara Gala Dinner Ulang Tahun PRFM di Hotel Mercure, Jalan Lengkong Besar, Kota Bandung, Jumat 8 November 2019.*/MOCHAMAD IQBAL MAULUD/PR

Bahkan, Umuh Muchtar menyatakan, PRFM dan Persib telah menjadi satu kesatuan yang tak terpisahkan.

"Saya selalu senang dihubungi PRFM. PRFM selalu seimbang dalam memberitakan Persib. Semoga PRFM selalu jaya di udara," ucapnya.

Membantu kerja polisi

Kapolrestabes Bandung, Komisaris Besar Polisi Irman Sugema menyatakan, PRFM sudah sangat membantu tugas kepolisian saat ini. Keluhan-keluhan masyarakat yang disampaikan kepada PRFM telah mempermudah kinerja kepolisian.

"Sebut saja laporan kemacetan atau kebakaran, yang pada saat itu juga laporannya langsung disambungkan oleh PRFM kepada kepolisian. Hal ini sangat membantu kami sehingga masalah-masalah tersebut langsung bisa tertangani," katanya.

Irman berharap, pada ulang tahunnya yang ke-10, PRFM bisa terus maju dan tetap menjadi acuan berita keadaan Kota Bandung. "Semoga PRFM tetap jaya dan makin berkibar di Jawa Barat, khususnya di Kota Bandung," ucapnya.***

Bagikan: