Pikiran Rakyat
USD Jual 14.012,00 Beli 14.110,00 | Umumnya cerah, 27.1 ° C

Terkait Kebakaran Pipa, Polisi Minta Keterangan Pekerja Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung

Ririn Nur Febriani
JAJARAN Polsek Cimahi Selatan memeriksa terhadap 10 orang karyawan PT. CREC, subkontraktor PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC), Rabu 23 Oktober 2019.*/RIRIN NUR FEBRIANI/PR
JAJARAN Polsek Cimahi Selatan memeriksa terhadap 10 orang karyawan PT. CREC, subkontraktor PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC), Rabu 23 Oktober 2019.*/RIRIN NUR FEBRIANI/PR

CIMAHI, (PR).- Jajaran Polsek Cimahi Selatan memeriksa 10 orang karyawan PT. CREC, subkontraktor PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC), Rabu 23 Oktober 2019. Pemeriksaa dilakukan terkait kebakaran pipa Pertamina akibat hantaman bor alat berat pengerjaan proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB) di Blok Mancong RT 2 RW 1, Kelurahan Melong, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi.

Kapolsek Cimahi Selatan Kompol Sutarman mengatakan hal itu, Rabu 23 Oktober 2019. "Kami segera melaksanakan pemeriksaan terhadap 10 orang saksi dari karyawan yang belerja di lokasi saat kejadian. Proses pemeriksaan sedang berjalan di Polsek, sambil menunggu kedatangan karyawan lainnya," ujarnya.

Saat ini para pekerja tersebut berstatus saksi. Pemeriksaan dilakukan untuk menggambarkan kronologi sebelum kebakaran dan mengaitkan antara kejadian tersebut dengan proyek pengerjaan kereta cepat.

"Sedang menelusuri kaitan antara proyek KCIC dengan kejadian kemarin. Dugaan awal memang karena pengeboran, tapi dipastikan dengan hasil pemeriksaan saksi dan olah TKP," ucapnya.

Pengerjaan proyek pembuatan trase

Berdasarkan keterangan dari KCIC, lanjut Sutarman, sebelum kejadian berlangsung ada sekitar 13 orang karyawan yang sedang mengerjakan proyek pembuatan trase.

Dari 13 orang karyawan tersebut, 3 orang lainnya merupakan WNA. Satu orang WNA menjadi korban tewas akibat kebakaran tersebut.

"Hingga saat ini korban meninggal satu orang, yakni Li Xuanfeng yang bekerja sebagai operator alat berat bor. Sudah kami lakukan penyisiran di sekitar lokasi tidak ada korban lain, nihil," ungkapnya.

Hingga saat ini, petugas kepolisian dan pihak dari Pertamina masih berada di lokasi kebakaran melakukan sterilisasi sisa BBM yang menyebabkan kebakaran. Lokasi kejadian dipasangi garis polisi untuk mencegah pihak yang tidak bertanggungjawab mendekat.***

Bagikan: