Pikiran Rakyat
USD Jual 14.032,00 Beli 14.130,00 | Umumnya cerah, 23.4 ° C

Olah TKP Kebakaran Pipa Pertamina, Petugas Ambil Sample Cairan Minyak

Ririn Nur Febriani
MOBIL melintas di samping kobaran api  saat terjadi kebakaran pipa minyak milik Pertamina  di kawasan Blok Mancong, RW 1, Kelurahan Melong, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi, Selasa, 22 Oktober 2019. Dalam kejadian tersebut satu orang operator alat berat proyek KCIC warga asing  tewas.*/ARMIN ABDUL JABBAR/PR
MOBIL melintas di samping kobaran api saat terjadi kebakaran pipa minyak milik Pertamina di kawasan Blok Mancong, RW 1, Kelurahan Melong, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi, Selasa, 22 Oktober 2019. Dalam kejadian tersebut satu orang operator alat berat proyek KCIC warga asing tewas.*/ARMIN ABDUL JABBAR/PR

CIMAHI, (PR).- Tim Puslabfor Mabes Polri melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) kebakaran pipa Pertamina akibat hantaman bor alat berat pengerjaan proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB) di Blok Mancong RT 2 RW 1 Kelurahan Melong Kecamatan Cimahi Selatan Kota Cimahi, Rabu, 23 Oktober 2019. Petugas melakukan dokumentasi lokasi hingga pengumpulan data teknis.

Pantauan "PR" di lapangan, Tim Puslabfor Mabes Polri tiba di lokasi sekitar pukul 15.21 WIB. Mereka didampingi tim Inafis Polres Cimahi dan tim Pertamina.

Terlihat petugas melakukan pendokumentasian lokasi kejadian dengan kamera foto, termasuk posisi alat berat yang dipakai untuk memasang paku bumi pada area pengerjaan trase KCJB tersebut.

Petugas juga mengambil sampel berupa cairan minyak di lokasi pengeboran yang dimasukkan ke dalam botol. Selanjutnya sampel tersebut bakal diuji di laboratorium.

Pihak Mabes Polri yang datang bernama Kompol Karya Wijayadi ST selaku Ketua Tim, Iptu Tatang Kukuh ST. MT., Ipda Ade Jodi, serta Bripda Rangga Tri Permana. Saat dimintai keterangan, Karya mengatakan pihaknya belum bisa memberi keterangan lebih lanjut. "Mau pemeriksaan dulu. Kita mau ambil data teknis dulu. Jadi baru tahap awal investigasi penyebab kebakaran," ujarnya.

Pihaknya belum bisa mengemukakan penyebab pasti kebakaran yang menewaskan seorang pekerja asing proyek KCJB tersebut. "Masih pemeriksaan dan pengumpulan dokumentasi. Nanti akan ada proses pemeriksaan lanjutan, belum masuk ke ranah penyebab kebakaran," katanya.

Usai melakukan pengumpulan sampel dari titik kebakaran, pihaknya bersama Satreskrim Polres Cimahi kemudian meminta keterangan dari dua orang pekerja dari Pertamina.

Saat ini masih terpasang garis polisi, tenda polisi, dan sejumlah truk tangki Pertamina yang tengah melakukan penyedotan sisa BBM dan residu yang tercecer di saluran pembuangan.

Kapolsek Cimahi Selatan Kompol Sutarman, mengatakan pihaknya hanya sebagai pendamping di lokasi saat pelaksanaan olah TKP berlangsung. "Kami hanya pendamping, olah TKP langsung dari Puslabfor, pemeriksaan saksi juga Puslabfor dengan Satreskrim Polres Cimahi," tuturnya.***

Bagikan: