Pikiran Rakyat
USD Jual 14.034,00 Beli 14.132,00 | Berawan, 20.4 ° C

Polda Jabar Usut Kasus Video Mesum Kota B

Joko Pambudi
ILUSTRASI penyebaran video mesum.*/DOK. PR
ILUSTRASI penyebaran video mesum.*/DOK. PR

BANDUNG, (PR).- Polisi masih melakukan pengusutan atas beredarnya rekaman video asusila yang disebut-sebut berasal dari kota "B". Selain dari sisi pembuatan, aspek penyebaran konten pornografi juga menjadi sasaran.

"Penyelidikan yang pertama proses pembuatannya. Dalam proses pembuatannya dan pemerannya. Kemudian aspek kedua penyebaran, karena penyebaran kena juga terkait UU pronografi dan ITE," ujar Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, di Bandung, Selasa, 22 Oktober 2019. 

Pernyataan tersebut dikemukakan menyusul beredarnya sebuah rekaman video asusila melalui sejumlah media sosial beberapa waktu silam. Dalam rekaman tersebut, sepasang laki-laki dan perempuan tengah melakukan hubungan badan. 

Dalam keterangan video, disebutkan bahwa mereka adalah mahasiswi dan dosen yang berasal dari Kota "B". Rekaman dilakukan di sebuah ruang dengan salah satu ornamen berupa lukisan Gedung Sate. Percakapan di antara mereka pun ditengarai merupakan bahasa Sunda.

Trunoyudo mengatakan, beberapa saat setelah mendapatkan informasi mengenai video tersebut, tim dari Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Jawa Barat segera melakukan penelusuran.

"Tentu tim kalau dengan adanya hal yang dapat menimbulkan gangguan, kita akan penyelidikan bila mengganggu kamtibmas dan melanggar Undang-Undang," katanya.

Namun dia belum merinci lebih jelas mengenai perkembangan hasil penelusuran yang dimaksud. Hal ini berkaitan dengan siapa sosok yang berada dalam rekaman tersebut.

Selanjutnya, akan dicari pula siapa yang menyebarkan konten yang melanggar aturan terkait pornografi dan informasi transaksi elektronik. "Masih menunggu hasil penyelidikan dari Ditreskrimsus, karena terkait UU ITE dan UU Pornografi," ujar Trunoyudo.***

Bagikan: