Pikiran Rakyat
USD Jual 14.027,00 Beli 14.125,00 | Cerah berawan, 27.8 ° C

Ridwan Kamil Sambut Baik Nadiem Makarim Jadi Menteri

Novianti Nurulliah
SALAH satu pendiri yang juga CEO goJek Nadiem Makarim melambaikan tangannya saat berjalan memasuki Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin, 21 Oktober 2019. Menurut rencana Presiden Joko Widodo akan memperkenalkan jajaran kabinet barunya hari ini usai dilantik Minggu, 20 Oktober 2019 kemarin untuk masa jabatan keduanya bersama Wapres Ma'ruf Amin periode tahun 2019-2024.*/ANTARA
SALAH satu pendiri yang juga CEO goJek Nadiem Makarim melambaikan tangannya saat berjalan memasuki Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin, 21 Oktober 2019. Menurut rencana Presiden Joko Widodo akan memperkenalkan jajaran kabinet barunya hari ini usai dilantik Minggu, 20 Oktober 2019 kemarin untuk masa jabatan keduanya bersama Wapres Ma'ruf Amin periode tahun 2019-2024.*/ANTARA

BANDUNG,(PR).- Gubernur Jawa Barat Mochamad Ridwan Kamil mendukung jika Nadiem Makarim menjadi bagian kabinet Joko Widodo-Ma'ruf Amin.

"Kalau iya (jadi menteri) saya senang pertama dia milenial, lulusan Harvard, pendidikan tidak usah diragukan, Gojeknya mewakili visi yang terlaksana dengan baik, saya kira kecerdasan tidak diukur dengan umur yang penting kebermanfaatannya dan orang seperti Nadiem akan luar biasa kalau diberi ruang kekuasaan yang cukup, saya senang," tutur diadia pada wartawan di Gedung Pakuan, Bandung, Senin 21 Oktober 2019.

Terkait  jam terbang maupun pengalaman politik Nadiem yang dianggap belum matang, Ridwan tegaskan hal itu bukan sebuah indikator utama.

"Coba teliti kabinet sebelumnya apakah ada pengalaman yang relevan dengan pengalaman kebidanangannya? saya kira enggak semua begitu, " ujar dia.

Sementara itu, Ridwan menuturkan, dirinya termasuk dalam undangan pada pelantikan presiden dan wakil presiden di Jakarta kemarin. Menurut dia, pada pidato perdana Joko Widodo sebagai presiden yang baru dilantik, pidatonya mengindikasikan akan banyak reformasi-reformasi.

"Pak Jokowi bersiloka tentang satu titik yang disitu terus padahal hidup itu tidak sekaku itulah kira-kira, sehingga di mana ada kebutuhan, pasti akan ada perubahan-perubahan. Sehingga, nomenklatur-nomenklatur akan berubah menyesuaikan dengan kebutuhan, " kata Ridwan.

Yang paling ditunggu oleh anak-anak melineal dari perubahan nomenklatur tersebut ada kementrian digital dan ekonomi kreatif yang mungkin itu jawaban terhadap tantangan saat ini.

"Kalau lain-lain sama hanya mengubah nama. "Saya do'akan (kabinet) yang dipilih adalah yang terbaik, bekerja, formasi tentu datang dari parpol dan profesional saya kira sama saja yang penting target presiden bisa tercapai dalam lima tahun ke depan, " katanya.

Ridwan berharap pada periode kedua Joko Widodo, ekonomi Indonesia diakselerasi lebih baik dan sosial politiknya lebih damai lebih kondusif.

"Kalau boleh tidak ada lagi potensi perpecahan, rekonsiliasi tidak hanya di level elit tapi juga di level akar rumput juga kita harapkan sehingga kalau itu terjadi lima tahun ke depan kita fokus bangun bersama-sama tidak ada hal lagi yang mengingatkan masa lalu," tuturnya.  ***

 

.

Bagikan: