Pikiran Rakyat
USD Jual 14.012,00 Beli 14.110,00 | Umumnya cerah, 27.1 ° C

Puting Beliung Menerjang Kabupaten Bandung, Sejumlah Rumah Rusak

Cecep Wijaya Sari
PETUGAS meninjau bangunan yang rusak akibat puting beliung di Desa Jambudipa, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Senin 21 Oktober 2019.*/CECEP WIJAYA SARI/PR
PETUGAS meninjau bangunan yang rusak akibat puting beliung di Desa Jambudipa, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Senin 21 Oktober 2019.*/CECEP WIJAYA SARI/PR

NGAMPRAH, (PR).- Puting beliung menerjang sejumlah wilayah Kabupaten Bandung Barat pada Senin 21 Oktober 2019 pagi. Akibatnya, beberapa rumah warga rusak serta pohon bertumbangan bahkan hingga menutupi akses jalan.

Pohon tumbang  yang melintang ke tengah jalan terjadi di Jalan Kolonel Masturi, Desa Cikahuripan, Kecamatan Lembang. Petugas kepolisian dan TNI dibantu warga setempat kemudian bersama-sama memotong pohon yang tumbang ke jalan karena menghalangi laju kendaraan.

Sementara itu, bangunan sekolah di Desa Jayagiri juga dilaporkan mengalami kerusakan. Beberapa rumah rusak dan pohon tumbang juga terjadi di wilayah Kampung Gandok, Desa Suntenjaya, Kecamatan Lembang. Sementara di wilayah Kecamatan Cisarua, puting beliung mengakibatkan genteng atap rumah warga berterbangan.

"Atap rumah saya gentengnya sebagian ada yang terbang terbawa puting beliung. Rumah warga lain lebih parah, bahkan ada yang sempat tertimpa genteng yang terbawa terbang," kata warga Desa Pasirhalang, Kecamatan Cisarua, Freni Mulya (38).

Menurut dia, angin puting beliung datang secara tiba-tiba dan membuat sebagian warga yang sedang beraktivitas di rumah kaget. Apalagi, kondisi cuaca sedang panas dan tidak terlihat tanda-tanda akan turun hujan. Angin berembus sangat kencang dari arah timur ke barat dan berlangsung dalam hitungan detik dan terjadi berulang-ulang.

Dikonfirmasi soal itu, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah KBB Duddy Prabowo hingga sore hari baru teridentifikasi sekitar 10 rumah warga yang rusak akibat puting beliung. Dirinya juga sempat melihat langsung pohon tumbang di Jalan Kolonel Masturi yang sedang dibersihkan petugas.

“Saat itu memang saya sedang melintas di lokasi dan petugas sudah menangani langsung pohon yang tumbang menghalangi jalan itu," ucapnya.

Diakuinya, angin puting beliung ini sebagai fenomena alam yang terjadi tiba-tiba. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Bandung juga belum memberikan  surat pemberitahuan untuk waspada angin kencang.

"Saat ini, kami masih fokus penanganan kekeringan. Tapi petugas kami tetap disiagakan mengantisipasi kejadian tiba-tiba seperti angin puting beliung ini," ujarnya.***

Bagikan: