Pikiran Rakyat
USD Jual 14.020,00 Beli 14.118,00 | Sedikit awan, 21.5 ° C

2020, Disparbud Jabar Akselerasi Potensi Wisata dari Situs dan Cagar Budaya

Novianti Nurulliah
ARCA peninggalan sejarah masa hindu budha di Desa Cibuntu, Kabupaten Kuningan yang disebut situs Saurip Kidul, Bujal Dayeuh dan Hulu Dayeuh.*/NOVIANTI NURULLIAH/PR
ARCA peninggalan sejarah masa hindu budha di Desa Cibuntu, Kabupaten Kuningan yang disebut situs Saurip Kidul, Bujal Dayeuh dan Hulu Dayeuh.*/NOVIANTI NURULLIAH/PR

BANDUNG, (PR).- Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Jawa Barat menargetkan tahun 2020 terjadi akselerasi penggalian potensi wisata situs dan cagar budaya. Hal ini akan menitikberatkan pada situs purbakala menjadi bagian dari objek wisata sejarah dan pendidikan.

Kepala Disparbud Jabar Dedi Taufik mengatakan, untuk memaksimalkan potensi tersebut pihaknya segera membahas mengenai pengembangan  dengan Balai Arkeologi Jawa Barat maupun Pusat Penelitian Arkeologi Nasional. Hal itu terkait dengan penelitian lanjutan mengenai potensi yang sudah ditemukan di daerah. 

Dedi mengaku sudah mengunjungi beberapa situs purbakala di berbagai daerah. Salah satunya, arca peninggalan sejarah masa hindu budha di Desa Cibuntu, Kabupaten Kuningan yang disebut situs Saurip Kidul, Bujal Dayeuh dan Hulu Dayeuh. 

“Kawasan ini memang sudah menjadi tempat wisata. Namun, saya pikiri ini bisa lebih dikembangkan lagi dengan berbagai elemen penunjang. Seperti peningkatan kualitas infrastruktur contohnya papan informasi dan guide yang bisa membuat pengunjung tahu mengenai sejarah penemuan dan sejarahnya,” ucap dia, Senin, 21 Oktober 2019.

Ia memastikan, pengembangan tempat wisata yang terdapat situs purbakala tetap terjaga kelestariannya. Pasalnya, ia menyadari bahwa hal ini bukan tanggung jawab ringan. 

“Ini perlu kerjasama dengan semua pihak, termasuk dengan warga setempat. Jadi, harus melibatkan mereka juga, karena selain pemerintah daerah, masyarakat juga yang memiliki peran aktif dan krusial,” ucap dia.

Di samping situs purbakala, ia pun mengapresiasi keberadaan Desa Wisata Cibuntu yang menawarkan objek wisata lain yang tidak kalah menarik. Mulai dari sektor agrowisata hingga kuliner khas. 

“Di sana juga ada sumber mata air dan air terjun Cikahuripan yang sudah dirawat dan ditata dengan baik oleh warga. Ini tentu sangat baik, potensinya sangat besar, tentu harus terus dikembangkan,” ucap dia.***

Bagikan: