Pikiran Rakyat
USD Jual 14.039,00 Beli 14.137,00 | Hujan petir singkat, 22 ° C

Syukuran Para Relawan Sambut Pelantikan Jokowi-Ma'ruf Amin

Mochammad Iqbal Maulud
PARA relawan Jokowi yang tergabung dalam Rejo mengadakan syukuran bersama atas dilantiknya pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin di Gedung Wisma PKBI Jabar, di Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung, Minggu 20 Oktober 2019.*/MOCHAMAD IQBAL MAULUD/PR
PARA relawan Jokowi yang tergabung dalam Rejo mengadakan syukuran bersama atas dilantiknya pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin di Gedung Wisma PKBI Jabar, di Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung, Minggu 20 Oktober 2019.*/MOCHAMAD IQBAL MAULUD/PR

BANDUNG, (PR).- ‎Puluhan relawan Jokowi-Ma'aruf Amin menggelar doa bersama. Doa bersama ini dilaksanakan sebagai dukungan pada Presiden dan Wakil Presiden terpilih agar bisa memimpin Indonesia dengan baik.

Para relawan tersebut‎ berkomitmen untuk mengawal janji kampanye dari pasangan yang akan memimpin pada periode 2019-2024. Mereka juga berharap keduanya mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Doa bersama ini sebagai bentuk rasa syukur akan apa yang telah kami perjuangankan selama ini," kata Sekretaris Jenderal Relawan Jokowi (Rejo) Jawa Barat, Yan Rizal, usai kegiatan di Gedung Wisma PKBI Jabar, Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung, Minggu, 20 Oktober 2019.

Menurut Yan Rizal, relawan harus menjadi garda terdepan dalam mengawal program-program yang diusung presiden dan wapres. Dengan pengawalan, maka program-program yang dijalankan akan menjadi lebih tepat sasaran.

Yan menuturkan, para relawan ingin aparat berwenang mengusut tuntas persoalan terorisme dan radikaslime yang terjadi beberapa waktu lalu. Pengusutan juga dilakukan untuk organisasi-organisasi terlarang di Bandung.

"Ini harus menjadi perhatian dari pihak terkait, karena dari puluhan yang ditangkap ada beberapa yang berasal dari Bandung, agar Bandung tetap kondusif," ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Perwakilan Relawan Indonesia Maju (RIM), Eli Lindra, mengatakan, ia berharap agar janji kampanye dapat menyentuh masyarakat yang membutuhkan. Dengan begitu, program pemerintah bisa memberikan kesejahteraan bagi masyarakat luas. Utamanya adalah pembangunan infrastruktur dan manusia Indonesia.

"Ini membutuhkan peran semua elemen, tidak hanya relawan, untuk bersama-bersama mengawal program Jokowi-Ma'aruf Amin sehingga Indonesia menjadi lebih baik," ucapnya.

WARGA memotong gundul rambutnya pada acara tasyakuran untuk memeriahkan pelantikan Presiden dan Wakil Presiden di Manahan, Solo, Jawa Tengah, Minggu, 20 Oktober 2019. Acara tersebut sebagai ungkapan syukur atas pelantikan Presiden dan Wakil Presiden dan berharap kepimpinan dalam lima tahun ke depan dapat kembali menjalankan program kerja demi kemakmuran Indonesia.*/ANTARA FOTO

Kesenian tradisional pada syukuran di Solo

Di Kota Solo, ratusan relawan yang tergabung dalam Kami Bersama Jokowi (KBJ) menggelar syukuran terkait pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih, Joko Widodo dan Ma'ruf Amin. Syukuran digelar di depan Plaza Manahan Solo, Minggu, 20 Oktober 2019, seperti dilansir dari kantor berita Antara.

Pada acara syukuran itu, ada berbagai kegiatan kesenian tradisional. Selain itu, ada pula potong tumpeng, melepas burung merpati, cukur gundul, dan dilanjutkan gerakan tari massal. Uniknya, para relawan KBS yang hadir dalam kegiatan syukuran tersebut mengenakan pakaian adat jawa dan kostum dalaz, tokoh pewayangan.

"Saya akan pertama kali yang potong gundul, karena selama kampanye hingga pengumuman pasangan Jokowi-Ma'ruf, dan kemudian dilantik penjadi Presiden dan Wakil Presiden, banyak sekali informasi hoaks dan menyerang beliau," kata Ketua KBJ Solo, Yuli Asrisukanti.

Dikatakannya, para relawan merasa prihatin dan kemudian ingin potong gundul agar hati merasa lega. Sementara, pelepasan burung merpati dilakukan sebagai tanda perdamaian sehingga Indonesia tetap bersatu damai.

Ia menyampaikan harapannya kepada Jokowi dalam memimpin negara Indonesia ke depan lebih semangat dan kuat. Selain itu, Jokowi diharapkan lebih brilian dalam membawa kebijakan-kebijakan untuk pemerintahan serta peningkatan perekonomian nasional.*** 

Bagikan: