Pikiran Rakyat
USD Jual 14.012,00 Beli 14.110,00 | Sebagian berawan, 22.2 ° C

Pilkada Kabupaten Bandung 2020, Sahrul Gunawan Bergegas Blusukan

Handri Handriansyah
BAKAL calon dari Partai Nasdem untuk Pilkada Kabupaten Bandung 2020, Sahrul Gunawan menyapa warga di SOR Si Jalak Harupat, Minggu, 20 Oktober 2019.*/HANDRI HANDRIANSYAH/PR
BAKAL calon dari Partai Nasdem untuk Pilkada Kabupaten Bandung 2020, Sahrul Gunawan menyapa warga di SOR Si Jalak Harupat, Minggu, 20 Oktober 2019.*/HANDRI HANDRIANSYAH/PR

SOREANG, (PR).- Bakal calon dari Partai Nasdem, Sahrul Gunawan langsung tancap gas dengan melakukan sosialisasi dan menyerap aspirasi di tengah masyarakat. Aspirasi tersebut nantinya akan ia jadikan bahan untuk menyusun visi dan misi jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Bandung 2020.

Sejak Sabtu, 19 Oktober 2019, Sahrul mulai turun menyapa warga di Kecamatan Pasirjambu, Ciwidey dan Rancabali (Pacira). "Diawali dari daerah pemilihan (dapil) 1, Kang Sahrul akan turun ke semua pelosok Kabupaten Bandung," ujar anggota tim sukses Sahrul Gunawan, Heri saat dihubungi Minggu, 20 Oktober 2019.

Menurut Heri, tujuan Sahrul turun ke pelosok adalah untuk menyapa lebih dekat masyarakat dan mendengar langsung harapan terhadap pemimpin baru Kabupaten Bandung yang akan dipilih pada 2020. Bagi Sahrul sendiri, harapan masyarakat itulah yang akan dijadikan bahan dalam penyusunan visi dan misi jelang Pilkada nanti.

"Dengan begitu visi dan misi bisa sesuai dengan harapan masyarakat dan tidak mengawang-awang. Selain itu visi dan misi yang disusun akan mudah diimplementasikan di semua pelosok Kabupaten Bandung sehingga cepat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," kata Heri.

Setelah di kawasan Pacira, Haris menambahkan bahwa Sahrul pun kembali menyapa dan berolahraga bersama masyarakat di Sarana Olahraga (SOR) Si Jalak Harupat, Kecamatan Kutawaringin. Ia pun sempat makan lesehan bersama masyarakat sambil mendengarkan harapan dan cita-cita mereka bagi kemajuan Kabupaten Bandung ke depan.

Dari hasil dua hari turun ke masyarakat di Dapil 1, kata Heri, Sahrul menggarisbawahi potensi pariwisata luar biasa yang dimiliki Kabupaten Bandung. Masyarakat mengharapkan potensi tersebut bisa digali lebih dalam demi kesejahteraan mereka.

"Sebagian besar masyarakat yang ditemui meminta agar ruas jalan menuju kawasan wisata Ciwidey diperlebar. Selain akses jalan menuju perbatasan dengan Kabupaten Cianjur di wilayah Selatan bisa diperbaiki sehingga jalur pariwisata tidak terputus," tutur Heri.

Sosialisasi sah-sah saja

Tidak hanya Sahrul, sosialisasi jelang pencalonan Pilkada Kabupaten Bandung 2020 juga telah dilakukan oleh sejumlah bakal calon lain. Meskipun kegiatannya belum terpublikasi secara masif, setidaknya pergerakan mereka bisa terlihat dengan terpampangnya nama dan foto mereka dalam baliho atau spanduk di banyak titik se-Kabupaten Bandung.

Berdasarkan pengamatan "PR", baliho balon dari PDIP Ahmad Dimyati Atmawidjaya pun sudah banyak terlihat di sejumlah wilayah Kabupaten Bandung sejak beberapa waktu lalu. Sementara salah seorang kader Partai Golkar yang digadang-gadang sebagai salah seorang balon terkuat Dadang Supriatna juga terus merapatkan barisan konstituennya.

Mengomentari hal itu, Ketua Bawaslu Kabupaten Bandung Januar Solehuddin mengatakan, sosialisasi adalah hal yang wajar dan sah dilakukan para balon saat ini. "Apalagi saat ini Pilkada 2020 bahkan belum memasuki tahapan pendaftaran," ujarnya.

Menurut Januar, sosialisasi saat ini hanya sebatas menaikan elektabilitas saja. Soalnya mereka memang harus mendapatkan rekomendasi dari parpol masing-masing untuk bisa maju dan mendaftar sebagai balon resmi nantinya.

Januar menambahkan, atribut seperti baliho yang dipasang saat ini juga merupakan bagian dari media sosialisasi dan tidak melanggar aturan apapun. "Itu hanya untuk memperkenalkan diri bahwa yang bersangkutan akan mencalonkan diri," ucapnya.***

Bagikan: