Pikiran Rakyat
USD Jual 14.034,00 Beli 14.132,00 | Berawan, 20.4 ° C

Kantor Pemerintah dan Swasta Harus Tangguh Bencana

Novianti Nurulliah
ILUSTRASI petugas BPBD Kabupaten Pangandaran sedang melakukan program mitigasi go to school ke sejumlah sekolah, terutama yang berada di daerah pesisir pantai.*/AGUS KUSNADI/KP
ILUSTRASI petugas BPBD Kabupaten Pangandaran sedang melakukan program mitigasi go to school ke sejumlah sekolah, terutama yang berada di daerah pesisir pantai.*/AGUS KUSNADI/KP

BANDUNG, (PR).- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Barat menargetkan seluruh kantor pemerintahan maupun swasta menjadi kantor tangguh bencana. Karyawan maupun karyawati kantor harus paham betul dengan apa yang harus mereka lakukan ketika bencana datang dan setelah bencana terjadi. 

Kepala Seksi Kesiapsiagaan BPBD Jabar Admin Singarimbun mengatakan, untuk menjadi kantor tangguh bencana, pihaknya kerap memfasilitasi dan melakukan simulasi becana. 

"Kemarin, hari Jumat, kami bersama Biro Pengadaan Barang dan Jasa Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Barat menggelar simulasi penanganan bencana gempa bumi akibat sesar lembang di Kantor Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Provinsi Jawa Barat di Dago Pakar Permai," kata dia, Sabtu, 19 Oktober 2019. 

Menurut dia, saat itu, pegawai LPSE ikut terlibat dalam simulasi tersebut, terutama mereka yang sedang melayani publik. Dengan sigap, mereka melakukan evakuasi ke titik kumpul di luar gedung dengan tidak panik. Setelah dinyatakan aman, mereka melanjutkan kembali pelayanan. Adapun simulasi berjalan selama 30 menit. 

"Melalui simulasi tersebut pihaknya bersama LPSE mempraktikkan bagaimana pelayanan publik bisa lekas pulih kembali dan berfungsi sebagaimana mestinya, " ucap dia. 

Sebelumnya juga, kata dia, pihaknya menggelar simulasi di RSJ Cisarua Jabar. Pihaknya memang melakukan simulasi di kantor yang berbeda, karena tiapkantor memiliki kebutuhan berbeda. Untuk LPSE sendiri, lebih menekankan pada sistem pelayanan elektronik agar tidak terganggu, sedangkan pada RSJ bagaimana menangani pasien ketika becana. 

Lebih jauh, lanjut dia, simulasi dalam rangka meningkatkan kapasitas LPSE Provinsi Jawa Barat dalam mewujudkan kantor tangguh bencana. Seluruh karyawan atau karyawati dilatih untuk siap siaga dalam merespon setiap kejadian bencana dan dapat meneruskan pelayananan kepada publik.

"Ke depan, seluruh kantor, baik pemerintahan dan swasta harus menjadi kantor yang tangguh terhadap bencana, sehingga gangguan terhadap pelayanan bisa diatasi secepat mungkin," tutur dia.***

Bagikan: