Pikiran Rakyat
USD Jual 14.024,00 Beli 14.122,00 | Umumnya berawan, 24.5 ° C

Jelang Pelantikan Presiden, Ormas Pemuda Siap Jaga Kondusivitas

Sarnapi
ORMAS-ormas se-kabupaten Bandung melakukan deklarasi di halaman Dekranasda Kabupaten Bandung, Kamis 16 Oktober 2019, untuk menjaga keamanan dan ketertiban menjelang pelantikan presiden dan wakil presiden serta pemilihan kepala desa serentak.*/SARNAPI/PR
ORMAS-ormas se-kabupaten Bandung melakukan deklarasi di halaman Dekranasda Kabupaten Bandung, Kamis 16 Oktober 2019, untuk menjaga keamanan dan ketertiban menjelang pelantikan presiden dan wakil presiden serta pemilihan kepala desa serentak.*/SARNAPI/PR

SOREANG,(PR).- Para pemuda yang bernaung di ormas-ormas di Kabupaten Bandung mendeklarasikan untuk menjaga kondusivitas menjelang pelantikan presiden dan wapres pada Minggu 20 Oktober 2019. Para ormas juga mendeklarasikan untuk ikut menjaga keamanan dan ketertiban selama proses Pemilihan kepala desa (Pilkades) sampai pencoblosan pada Sabtu 26 Oktober 2019.

"Jumlah ormas di Kabupaten Bandung yang terdaftar sebanyak 260 yang hari ini mendeklarasikan diri untuk menjaga keamanan dan ketertiban," kata Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Bandung, Elang Iman Irianto Sujana, saat deklarasi ormas se-kabupaten Bandung, Kamis 16 Oktober 2019 di halaman Gedung Dekranasda Kabupaten Bandung.

Lebih jauh Iman menyatakan, pihaknya meminta dukungan dari ormas-ormas untuk ikut menjaga keamanan dan ketertiban Kabupaten Bandung. "Apalagi menyangkut hajat nasional yakni pelantikan presiden dan wakil presiden pada Minggu (20/10/2019) mendatang," ucapnya didampingi Kabid Politik Dalam Negeri dan Pembinaan Ormas Kesbangpol Kabupaten Bandung, Dadang  Hermawan.

Dia meminta agar ormas-ormas tak perlu mengerahkan anggotanya untuk ikut ajakan untuk rasa yang dilakukan oknum-oknum tak bertanggung jawab. "Pelantikan presiden dan wapres harus juga diamankan dari kabupaten/kota agar tak ada pengerahan massa ke Jakarta," ujarnya.

Selain itu, Kabupaten Bandung juga memiliki hajat bersama untuk menggelar pemilihan kepala desa pada Sabtu (26/10/2019). "Pilkades diikuti 199 desa dengan lebih dari 500 calon kepala desa sehingga rawan  konflik apabila tidak dicegah sejak dini," katanya.

Deklarasi ormas-ormas tersebut dihadiri Bupati Bandung Dadang M. Naser, Kapolres Bandung Indra Hermawan, dan Ketua KPU Kabupaten Bandung Agus Baroya, dan para pejabat lainnya. Para perwakilan ormas dengan seragam masing-masing membacakan deklarasi di panggung depan para pejabat tersebut.***

Bagikan: