Pikiran Rakyat
USD Jual 14.032,00 Beli 14.130,00 | Sebagian cerah, 27.4 ° C

Pemkot Bandung Terus Genjot Aktivasi Co-Working Space

Satira Yudatama
ILUSTRASI.*/CANVA
ILUSTRASI.*/CANVA

BANDUNG, (PR).- Pemkot Bandung terus menggenjot aktivasi co-working space (tempat kerja bersama) di tiap-tiap kecamatan. Saat ini, terdapat sebelas co-working space yang telah aktif beroperasi, yakni di Kecamatan Rancasari, Cibiru, Sumur Bandung, Mandalajati, Ujungberung, Batununggal, Bandung Wetan, Astananyar, Arcamanik, Lengkong, dan Cibeunying Kidul. 

Kepala Bidang Ekonomi Kreatif Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung, Tris Avianti, menyebutkan, penetapan sebelas co-working yang telah aktif beroperasi berdasarkan hasil kajian Universitas Padjadjaran (Unpad).

"Co-working space di Kecamatan Sumur Bandung merupakan proyek percontohan. Peresmian co-working space tersebut bakal segera terlaksana," ucap Tris di Balai Kota Bandung, Jalan Wastukancana, Selasa, 15 Oktober 2019.

Co-working space Kecamatan Sumur Bandung, ucap Tris, terletak di Balai Warga RW 8 Kelurahan Braga. Kendati belum ada peresmian, aktivitas co-working space itu telah berjalan, memuat inkubasi, serta beragam pelatihan. Bentuk pelatihan yang terdapat dalam aktivitas co-working space itu, di antaranya, cara menjadi pemandu wisata andal, melukis, menari tradisi, juga pembuatan kerajinan tangan.

Tris menyebutkan, Pemkot Bandung membuat co-working space dengan mengedepankan gaya tematik. Usungan tema menyesuaikan dengan potensi wilayahnya masing-masing.

Aparatur kewilayahan, tutur Tris, menjadi operator aktivitas co-working space. Dalam menjalankan co-working space, aparatur kewilayahan menggandeng Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), Karang Taruna, kader PKK, juga elemen masyarakat lain. Tujuannya, agar tingkat partisipasi masyarakat terserap secara optimal.

"Terjalin pula kerja sama dengan Organisasi Perangkat Daerah, seperti Disdagin, KUKM, Dispangtan, Dispora DP3APM. Unsur pengusaha, terutama dari Himpunan Pengusaha Muda Indonesia telah menyatakan siap berpartisipasi. Dalam rangka memenuhi keutuhan konsep pentaheliks, aktivitas co-working space juga perlu menyertakan unsur media," ucap Tris.

Pembentukan co-working merupakan bagian langkah Pemkot Bandung memfasilitasi beserta mendorong semangat masyarakat mengembangkan minat, kemampuan, keterampilan, kemudian membentuk kemandirian. Ruang inkubasi dalam co-working space memuat banyak praktik, bukan hanya teori.***

Bagikan: