Pikiran Rakyat
USD Jual 14.039,00 Beli 14.137,00 | Hujan petir singkat, 22 ° C

Kebiasaan Cuci Tangan Pakai Sabun Bisa Cegah Stunting

Cecep Wijaya Sari
ILUSTRASI.*/CANVA
ILUSTRASI.*/CANVA

NGAMPRAH, (PR).- Kebiasaan mencuci tangan menggunakan sabun bisa mencegah balita terkena stunting atau kekerdilan. Hal ini disebabkan kebiasaan tersebut dapat mencegah masuknya kuman ke dalam tubuh, terutama ibu saat hamil.

Berdasarkan data dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional pada tahun 2018, tercatat ada 29,9% atau 2,7 juta balita di Jawa Barat yang terkena stunting. Hal itu disebabkan beberapa hal, di antaranya pola makan yang tidak sehat, pola asuh yang kurang baik, hingga kebersihan lingkungan yang tidak terjaga.

Hal itu terungkap dalam sosialisasi gerakan cuci tangan pakai sabun yang digelar Unilever Indonesia Foundation bekerja sama dengan Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga Provinsi Jawa Barat di Posyandu Mawar 15, Desa Ciburuy, Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, Rabu, 16 Oktober 2019.

Ketua TP PKK Jawa Barat Atalia Praratya Kamil mengatakan, sebagai mitra Pemerintah Provinsi Jawa Barat, pihaknya sangat peduli terhadap upaya pencegahan dan penurunan stunting. Salah satu upaya yang dilakukan bersama dengan TP PKK Pusat dan Unilever adalah mengadakan pelatihan CTPS bagi 800 kader di 8 Kabupaten sebagai pembiasaan pola hidup bersih dan sehat dalam pilar sanitasi untuk cegah stunting.

"Kami mengapresiasi dan berterima kasih terhadap kegiatan yang mendukung gerakan cegah stunting Jawa Barat, dan berharap kolaborasi ini akan dilanjutkan dan diperluas di tahun-tahun mendatang. Semoga dengan kolaborasi yang terjalin akan mempercepat terwujudnya Jawa Barat Zero New Stunting," ujarnya.

Seperti diketahui, stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak dibawah 2 tahun karena kekurangan gizi kronis yang disebabkan tidak hanya terkait sanitasi, namun lebih terkait dengan perilaku. Ada tiga pilar yang harus diperhatikan untuk pencegahan stunting, yaitu pola makan yang bergizi, pola asuh yang baik, serta sanitasi yang sehat.

Maulani Affandi, Head of Skin Cleansing and Baby Unilever Indonesia mengatakan, diperlukan usaha untuk meningkatkan PHBS. Di antaranya, cuci tangan pakai sabun sebagai salah satu tindakan preventif dalam pemeliharaan kesehatan dan pencegahan risiko akan dampak stunting.

Edukasi cuci tangan pakai sabun oleh perusahaan tersebut sudah menjangkau 1 miliar orang di dunia. Di Indonesia, pihaknya menargetkan untuk menjangkau lebih dari 100 juta tangan sehat di tahun 2020. Hingga 2019, edukasi cuci tangan pakai sabun ini sudah menjangkau 99 juta tangan sehat. 

"Kami mengajak keluarga Indonesia untuk menerapkan kebiasaan baik cuci tangan pakai sabun ini di 5 saat penting, yaitu sebelum makan pagi, sebelum makan siang, sebelum makan malam, setelah menggunakan toilet, dan setelah bermain, tentunya dengan 6 langkah cuci tangan pakai sabun yang tepat," katanya.***

Bagikan: