Pikiran Rakyat
USD Jual 14.012,00 Beli 14.110,00 | Sedikit awan, 23.4 ° C

Pengamanan Menjelang Pelantikan Presiden Disiapkan, Persib Pun Tak Main di Jabar

Mochammad Iqbal Maulud
KABID Humas Polda Jabar, Komisaris Besar Trunoyudo Wisnu Andiko (tengah).*/MOCHAMAD IQBAL MAULUD/PR
KABID Humas Polda Jabar, Komisaris Besar Trunoyudo Wisnu Andiko (tengah).*/MOCHAMAD IQBAL MAULUD/PR

BANDUNG, (PR).- Kepolisian Daerah Jawa Barat melakukan persiapan terkait pengamanan pelantikan Presiden dan Wakil Presiden pada 20 Oktober 2019 mendatang. Persiapan tersebut‎ dianggap penting dikarenakan wilayah Jawa Barat secara geografis berbatasan langsung dengan DKI Jakarta.

Kabid Humas Polda Jabar, Komisaris Besar Polisi, Trunoyudo Wisnu Andiko, mengungkapkan hal itu seusai bakti sosial Polrestabes Bandung dan Polda Jabar, di Jalan Jawa, Kota Bandung, Selasa 15 Oktober 2019.

Menurut Truno, banyak langkah preventif‎ yang dilakukan oleh Polda Jabar terkait pelantikan Presiden dan Wakil Presiden tersebut. Bahkan Polda Jabar pun melibatkan masyarakat Jabar secara langsung untuk mengawal kamtibmas di wilayahnya masing-masing.

"Masyarakat juga diharapkan membantu menyukseskan pemilihan Presiden dan Wakil Presiden ini. Caranya yah itu tadi, dengan menjaga kamtibmas di lingkungannya masing-masing," ‎katanya.

‎Selain itu pihak kepolisian melakukan tindakan preventif lainnya semisal patroli di lapangan. Patroli ini pun bekerja sama dengan TNI agar situasi kamtibmas warga Jabar tetap terjaga.

"Satuan Binmas pun kami berdayakan dengan terus memberikan pengarahan pada warga. Selain juga melakukan silaturahmi ke berbagai tokoh, baik tokoh agama semisal ulama maupun kepada tokoh masyarakat dan stake holder di tiap-tiap daerah," katanya.

Meski demikian lanjut Truno pada hari H nya pun Polda Jabar tidak akan tinggal diam. "Jika ada yang berusaha membuat kericuhan maka akan ada penegakkan hukum sesuai prosedural yang ada," ucapnya.

Disinggung terkait unjuk rasa yang mungkin akan dilakukan menjelang pelantikan ini, menurut Truno hal itu merupakan hal yang tidak masalah. "Kebebasan mengemukakan pendapat ada kan di Undang-undang tahun 1998. Hanya saja harus sesuai koridor yang ada," katanya.

Truno juga menyampaikan semua kegiatan baik di Binmas maupun lainnya untuk warga Jabar juga dilakukan di polres-polres yang ada di wilayah hukum Polda Jabar," katanya.

Pengamanan Persib

Terkait pertandingan Persib yang seharusnya diadakan di Si Jalak Harupat, di Wilayah Soreang Kabupaten Bandung, Polda Jabar semetara belum mengizinkan. Hal ini dilakukan lanjut Truno adalah demi menghindari dampak-dampak negatif yang diakibatkan pertandingan tersebut. Apalagi menjelang pemilihan Presiden dan Wakil Presiden tersebut.

"Berdasarkan laporan intelijen, aspek keamanan belum memungkinkan laga diadakan di wilayah hukum Polda Jabar. Meski saat ini Jabar dalam keadaan kondusif, namun masyarakat saya minta bersabar dulu, agar situasai benar-benar aman," katanya.***

Bagikan: