Pikiran Rakyat
USD Jual 14.020,00 Beli 14.118,00 | Umumnya cerah, 28 ° C

Warga Jalur Selatan Desak Gubernur Jabar Lebarkan Akses Jalan

Tim Pikiran Rakyat
ILUSTRASI perbaikan jalan.*/DOK. PR
ILUSTRASI perbaikan jalan.*/DOK. PR

SOREANG, (PR).- Masyarakat di Kecamatan Pasir Jambu, Ciwidey dan Kecamatan Rancabali (Pacira) Kabupaten Bandung menyuarakan harapannya kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk melaksanakan pelebaran infrakstruktur jalan provinsi di wilayah tersebut. 

Harapan masyarakat itu disampaikan oleh perwakilan tokoh masyarakat dan pemuda di tiga kecamatan itu kepada Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Partai Golkar H.M. Dadang Supriatna, S.Ip., M.Si., dalam suasana silaturahmi di Rancabali dan Ciwidey, Minggu 13 Oktober 2019.

Mereka mengharapkan pelebaran akses jalan provinsi yakni Jalan Soreang-Ciwidey-Rancabali yang tembus ke Cidaun Kabupaten Cianjur. Bahkan akses jalan tersebut menghubungkan lintas selatan Jawa Barat, di antaranya tembus ke Kabupaten Garut dan Pangandaran. 

"Mewakili aspirasi masyarakat di Kecamatan Pasir Jambu, Ciwidey dan Rancabali, saya mendesak Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil untuk segera merealisasikan pelebaran jalan yang merupakan akses kendaraan dari Soreang tujuan Ciwidey dan Rancabali, selain tujuan Cidaun dan Garut atau sebaliknya," kata H.M. Dadang Supriatna.

Harapan masyarakat itu, lanjut Kang DS, panggilan akrab Dadang Supriatna, mengingat lebar jalan tersebut sudah tidak memadai seiring dengan tingginya volume kendaraan yang melintasi akses jalan tersebut. 

"Apalagi di saat hari libur nasional, akses jalan tersebut sangat ramai dilalui kendaraan. Pasalnya, Jalan Raya Soreang-Ciwidey-Rancabali itu merupakan akses menuju sejumlah objek wisata di kawasan Bandung Selatan, selain di kawasan Jabar Selatan karena tembus ke kawasan Cianjur dan Garut," ungkap Dadang.

Kepadatan kendaraan

Ia mengatakan, ramainya volume kendaraan yang melintasi jalur jalan tersebut, kepadatan kendaraan pun tak bisa dihindari. Apalagi di sejumlah ruas jalan yang berkelok dan di kawasan hutan sering terjadi kepadatan kendaraan. 

"Sudah waktunya pemerintah provinsi untuk serius dan fokus melakukan pelebaran jalan di jalur kawasan wisata Kabupaten Bandung tersebut," katanya.

Dikatakan Kang DS, dengan adanya pelebaran jalan tersebut, maka secara otomatis akan mendongkrak berbagai potensi peningkatan infrastruktur yang berimbas pada sektor ekonomi. 

"Kelancaran lalulintas akan mendorong peningkatan ekonomi masyarakat. Apalagi daya dukung kawasan Pasir Jambu, Ciwidey dan Rancabali itu sebagai destinasi wisata yang sudah dikenal secara nasional. Bahkan, dengan adanya pelebaran jalan itu bisa membuka potensi yang terpedam di kalangan masyarakat," ujarnya.

Menurut Kang DS, pentingnya ada pelebaran jalan di akses Bandung Selatan itu, menyusul terus menggeliatnya sektor ekonomi di bidang perhotelan, pertokoan, cafe dan sektor usaha kecil menengah. Selain itu tingginya kunjungan wisatawan ke sejumlah objek wisata di kawasan Pacira tersebut. Dalam sehari, pergerakan kendaraan bisa mencapai ribuan unit dari berbagai jenis baik roda dua maupun roda empat dan lebih.

"Perkembangan berbagai sektor usaha dan bisnis itu harus dibarengi dengan pelebaran jalan, untuk kemudahan masyarakat dalam mengembangkan usaha maupun aktivitas lainnya," ucapnya kepada wartawan Galamedia, Engkos Kosasih.

Kang DS menuturkan, adanya pelebaran jalan tersebut sudah menjadi harapan dsn dambaan warga sekitar sejak lama. Namun sampai saat ini belum terealisasi, sementara arus kendaraan yang melintasi akses jalan tersebut sangat ramai.

"Apalagi saat ini ada akses Tol Soroja, akses masuk kendaran dari luar kota yang hendak berwisata ke Bandung Selatan sangat ramai. Bahkan, masyarakat yang hendak berwisata ke Cianjur dan Garut melintasi jalur jalan tersebut," pungkasnya.***

Bagikan: