Pikiran Rakyat
USD Jual 14.095,00 Beli 14.193,00 | Langit umumnya cerah, 19.1 ° C

Pemkot Bandung Akan Evaluasi Rekayasa Jalan Sukajadi

Satira Yudatama
UJI coba perdana rekayasa kawasan Sukajadi-Setiabudi-Cipaganti telah dimulai pukul 09.00 WIB, Kamis, 11 Juli 2019.*/MUHAMMAD FIKRY MAULUDI/PR
UJI coba perdana rekayasa kawasan Sukajadi-Setiabudi-Cipaganti telah dimulai pukul 09.00 WIB, Kamis, 11 Juli 2019.*/MUHAMMAD FIKRY MAULUDI/PR

BANDUNG, (PR).- Manajemen rekayasa jalan di kawasan Sukajadi, Cipaganti, dan Setiabudi belum final. Apalagi, masih terjumpa sejumlah titik kemacetan di kawasan tersebut. Pemerintah Kota Bandung bakal melakukan evaluasi manajemen rekayasa jalan dengan mempertimbangkan saran, dan keluhan dari masyarakat.

Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana menyebutkan, memang masih terjadi kemacetan di sekitar kawasan Sukajadi dan juga Pasteur, terutama bagian persimpangan. Terdapat laporan sejumlah warga yang masih mengeluhkan kemacetan.

"Guna mengatasi kemacetan di lapangan, ada rencana untuk mengubah alur jalan, meminimalisasi keberadaan titik temu arus kendaraan. Salah satu usulan, memperpanjang contraflow di jalan Pasteur," kata Yana di Balai Kota Bandung, Jalan Wastukancana, Selasa, 8 Oktober 2019.

Selain di persimpangan, Yana menuturkan, ada laporan yang menyebutkan kemacetan terjadi di sekitar Jalan Cemara, dan Jalan Bungur. Pemkot Bandung bersama kepolisian tengah memikirkan cara terbaik mengurai kemacetan.

Yana menyebutkan, pembahasan evaluasi manajemen rekayasa jalan kawasan Sukajadi, Cipaganti, dan Setibudi perlu secara menyeluruh. "Kami segera mengandegakan pertemuan dengan sejumlah instansi terkait, membuat kajian yang komplet. Harapannya, agar manajemen rekayasa jalan betul-betul jitu mengurai kemacetan," ucap Yana.

Seperti diketahui, Pemkot bersama Polrestabes Bandung melakukan rekayasa kawasan Jalan Sukajadi, Cipaganti dan Setiabudi sejak 11 Juli 2018. Dalam upaya itu, terdapat pengubahan arus jalan di Jalan Sukajadi, menjadi satu arah menuju Setiabudi.

Arus kendaraan dari Jalan Cipaganti menuju Pasteur menjadi satu arah. Pemberlakuan manajemen rekayasa jalan itu bertujuan mengurangi kemacetan yang kerap terjadi di kawasan Sukajadi, terutama tiap-tiap akhir pekan.***

Bagikan: