Pikiran Rakyat
USD Jual 14.095,00 Beli 14.193,00 | Langit umumnya cerah, 20.4 ° C

Dishub Siap Wujudkan Sistem Transportasi Massal Mumpuni di Jabar

Novianti Nurulliah
KEPALA Dinas Perhubungan Jawa Barat Hery Antasari.*/NOVIANTI NURULLIAH/PR
KEPALA Dinas Perhubungan Jawa Barat Hery Antasari.*/NOVIANTI NURULLIAH/PR

CIKARANG, (PR).- Dinas Perhubungan Jawa Barat berkomitmen untuk menghadirkan sistem transportasi publik yang mumpuni secara bertahap. Hal itu terkait dengan arahan pemerintah provinsi Jawa Barat yang ingin menarik minat masyarakat dalam penggunaan transportasi massal yang saat ini penggunaannya terbilang lebih sedikit dibanding mereka yang memilih kendaraan pribadi. 

Kepala Dinas Perhubungan Jawa Barat Hery Antasari mengatakan, sebagai langkah jangka pendek pihaknya sosialisasikan kampanye gerakan penggunaan transportasi publik sesuai RUNK (Rencana Umum Nasional. Keselamatan) dengan lima institusi terkait sesuai dengan matra baik kendaraan, orang dan manajemen akan terus sinergi dan berkolaborasi. Hal itu tentunya harus diimbangi dengan upaya dalam menyediakan transportasi yang layak dan terjangkau oleh masyarakat. 

"Kita sekarang sedang menuju ke arah sana tapi ini kan tahun pertama, persiapan, fondasi. Perwujudan mudah-mudahan di tahun ketiga ke empat akan terasa. Sekarang beberapa sudah terasa, memang akan banyak ekses permasalahan jangka pendek masyarakat. Ibaratnya, minum obat, sekarang bina marga bikin fly over macet tapi nanti akan kerasa manfaatnya. Hal itu dapat dipahami oleh masyarakat," kata dia di sela peringatan Hari Perhubungan Nasional 2019 tingkat Jabar di kompleks Pemkab Bekasi, Kamis, 19 September 2019.

Ditanya mengenai jumlah pengguna transportasi publik di Jabar saat ini, Hery mengaku pihaknya belum mengantongi data tersebut.

"Pengguna transportasi massal tidak usah survey. Kita mau (survey) cuma kita belum menghadirkan transportasi massal yang layak, terjangkau. Dalam artian harga dan menjangkau pelosok. Kalau itu ada semua akan pake tidak perlu survei," ucap dia

Lainnya soal rencana pembangunan jalur logistik. Saat ini sedang dalam kajian mendalam agar komprehensif. Pihaknya merespon dengan mengkaji terkait kemungkinan dari sisi teknis maupun sosial. 

"Perlu kaji setahun libatkan hierarki stakeholder sama pemerintah pusat. Provinsi akan bawa itu dalam FGD sarasehan dishub Jabar. Dorong agar pemerintah pusat merespo juga," kata dia. 

Selebihnya, dalam peringatan Harhubnas 2019, Hery mengatakan Harhubnas jadi momentum perbaikan dan peningkatan pelayanan perhubungan. Perhubungan menjadi pengampu sarana dan prasarana dan keselamatan.

"Kalau sarana prasarana kita mulai merencanakan menghadirkan berbagai peningkatan pelayanan dari sisi sarana dan prasarana. Dari Kereta api, bandara, jalan dan keselamatan pengguna jalan. Momentum ini untuk peningkatan pelayanan dan meningkatkan jiwa corsa perhubungan antara kota kabupaten dalam garap isu perhubungan," tutur dia. 

Sebagai provinsi penyangga ibu kota, lanjut dia, isu-isu transportasi menonjol dibandingkan provinsi lain tapi ini perlu dukungan pusat agar pemerintah pusat satu frekuensi dengan Jabar dan momentum Harhubnas akan digunakan untuk hal itu.***

Bagikan: